Toleransi Antarumat adalah Wujud Nyata Cinta dan Takwa

JAKARTA (11 Februari): Ketua Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai NasDem DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama merupakan cerminan nyata dari cinta dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berasal dari NTT. Banyak orang bilang NTT itu ‘nanti tuhan tolong’ atau ‘nasib tak tentu’. Padahal yang kami alami, NTT adalah pusat toleransi terindah,” kata Julie dalam pengajian rutin PIA DPR RI bertema ‘Menjaga Cinta dan Takwa dalam Rumah Tangga’ di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Pengajian tersebut dihadiri anggota PIA Fraksi NasDem dan dari fraksi-fraksi lain. Pemberi tausiah pada pengajian tersebut, Ustadzah Yati Priyati.

Julie menjelaskan, pengalaman hidup di Nusa Tenggara Timur membentuk pemahamannya bahwa nilai keagamaan tidak hanya diwujudkan dalam ibadah personal, tetapi juga dalam sikap saling menghormati di tengah perbedaan.

“Di NTT, saat perayaan Natal atau hari besar lainnya, biasanya ibu-ibu Muslim datang ke dapur membantu memotong bawang dan cabai. Sebaliknya, ketika hari besar umat Muslim tiba, saudara-saudara kami yang Nasrani datang membantu. Itulah cinta yang diwujudkan dalam tindakan nyata,” tuturnya.

Menurut Julie, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema pengajian yang menekankan pentingnya menjaga cinta dan taqwa dalam rumah tangga. Ia meyakini, keluarga adalah tempat pertama menanamkan nilai toleransi.

“Rumah tangga yang dibangun di atas cinta dan takwa akan melahirkan pribadi-pribadi yang menghargai perbedaan. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang damai,” ujarnya.

Julie berharap pengajian rutin PIA DPR RI dapat terus menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus mempererat silaturahmi lintas fraksi, serta memperkokoh komitmen merawat keberagaman di Indonesia.

“Ketika cinta dan takwa hidup dalam keluarga, maka toleransi akan tumbuh dengan sendirinya dan menjadi kekuatan bagi bangsa,” tutup Julie. (Yudis/*)

Add Comment