Saan Mustopa Bicara Momentum Politik ala Fisika, NasDem Panaskan Mesin Menuju 2029 di Cirebon
CIREBON (23 Februari): Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem ke sejumlah pondok pesantren serta konsolidasi bersama akar rumput partai tiba di wilayah Cirebon. Agenda ini menjadi bagian dari penguatan barisan Partai NasDem menjelang momentum politik ke depan.
Kegiatan Safari Ramadan dan konsolidasi politik tersebut dipimpin Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan berlangsung di salah satu hotel di Cirebon pada Minggu (22/2). Konsolidasi ini menyasar Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jawa Barat yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu.
Dalam arahannya kepada jajaran struktur partai, Kang Saan, sapaan akrab Saan Mustopa, menekankan pentingnya mempersiapkan momentum politik menuju 2029 secara serius, terukur, dan sistematis. Ia bahkan menggunakan analogi ilmu fisika untuk memudahkan pemahaman kader.
“Momentum politik adalah perkalian antara persiapan yang kita miliki dengan kesiapan kita. Kalau kesiapan kita nol, maka momentum itu tidak akan pernah terjadi,” tegasnya.
Menurut Kang Saan, persiapan tidak semata soal strategi teknis dan perencanaan elektoral, melainkan juga kesiapan mental. Tanpa mentalitas sebagai pemenang, kemenangan politik akan sulit diraih.
“Apa itu mental pemenang? Mental yang penuh optimisme, mental yang ditandai tekad yang kuat. Kita harus punya ambisi dan keinginan yang tinggi. Karena kalau ada kemauan, pasti ada jalan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perkembangan politik di Dapil 8 yang dinilainya menunjukkan tren positif, baik dari sisi capaian legislatif maupun eksekutif. Namun, menurutnya, capaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai catatan statistik semata.
“Hasil yang sudah kita capai harus terus tumbuh dan meningkat. Tidak boleh stagnan,” katanya.
Untuk menjaga pertumbuhan itu tetap berkelanjutan, Kang Saan menekankan pentingnya memperkuat akar partai melalui struktur yang kokoh hingga tingkat paling bawah, termasuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
“Struktur harus menjelma menjadi mesin yang terus bergerak. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat atas, tetapi harus berjalan sampai ke tingkat bawah,” tegasnya.
Ia menambahkan, struktur partai yang kuat tidak cukup hanya tercatat di atas kertas. Seluruh jajaran struktural dan fungsionaris perlu diberi ruang kebanggaan dan pengakuan agar eksistensinya benar-benar hidup sebagai kekuatan riil partai.
“Berikan kebanggaan kepada seluruh jajaran struktural. Ketika mereka merasa diakui, mereka akan bergerak dengan energi yang berbeda,” ujarnya.
Menurut Kang Saan, jika mental pemenang, struktur yang solid, dan konsolidasi yang konsisten berjalan beriringan, maka momentum 2029 bukan sekadar target, melainkan sebuah keniscayaan politik.
(VC/WH/AS)