Lisda Hendrajoni Bagikan Takjil untuk Warga Binaan Rutan Painan
PAINAN (18 Maret): Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, mengunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Painan, di Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada Minggu (15/3/2026) sore. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat di bulan suci Ramadan.
Kehadiran Lisda tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.
Ia hadir bersama rombongan yang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, perwakilan Uda Uni Pesisir Selatan, serta Generasi Berencana (Genre) Indonesia Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam kegiatan itu, rombongan membagikan paket takjil dan makanan berbuka puasa kepada seluruh warga binaan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus perhatian kepada mereka yang sedang menjalani proses pembinaan.
Lisda menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang.
“Ramadan adalah momen untuk saling berbagi tanpa memandang latar belakang. Kami ingin saudara-saudara kita di dalam rutan juga merasakan kehangatan dan kepedulian dari masyarakat luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kunjungan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi bagi warga binaan agar tetap optimistis menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
“Kami ingin menyampaikan bahwa setiap orang mungkin pernah melakukan kesalahan, namun yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan memperbaiki diri,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Painan, Hastono, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menilai perhatian dari tokoh masyarakat sangat berarti dalam memberikan dukungan moral bagi warga binaan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Ibu Lisda Hendrajoni bersama rombongan. Kunjungan ini menunjukkan bahwa warga binaan tidak dilupakan, sehingga mereka lebih termotivasi dalam menjalani proses pembinaan,” ujar Hastono. (Yudis/*)