Alek Nagari Pererat Kebersamaan dan Pelihara Kearifan Lokal
BATU SANGKAR (27 Maret ) Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, menghadiri rangkaian kegiatan Sepekan Alek Nagari Andaleh yang berlangsung 1-7 Syawal di Nagari Andaleh Baruh Bukik, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar).
Dalam kesempatan tersebut, Shadiq menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Sunatan Masal dan pelaksanaan Alek Nagari yang dinilai mampu menjaga tradisi, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta menghidupkan kembali kearifan lokal Minangkabau.
Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah kemunculan tradisi Simuntu, sosok unik yang dibalut ijuk (serat pohon aren) berwarna hitam dengan tampilan menyeramkan. Kehadirannya di tengah masyarakat menghadirkan suasana campur antara rasa takut dan hiburan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.
Tradisi Simuntu merupakan bagian dari Alek Anak Nagari yang diwariskan secara turun-temurun. Dahulu digunakan sebagai strategi dalam menghadapi penjajah, kini telah bertransformasi menjadi hiburan rakyat sekaligus simbol identitas budaya yang kuat.
“Kegiatan ini memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai atraksi budaya, tetapi juga sebagai penggerak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat nagari,” ungkap Shadiq di Tanah Data, Sumbar, Jumat (27/3/2026).
Ia mendorong agar pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap potensi tersebut, terutama dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya dan penguatan komunitas ekonomi lokal, termasuk sektor pertanian seperti pengolahan gula aren yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.
“Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan dinamika global, termasuk krisis di kawasan Timur Tengah, penguatan ekonomi berbasis nagari menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, kegiatan Alek Nagari juga dinilai memiliki dampak sosial yang signifikan. Melalui aktivitas positif berbasis budaya dan kebersamaan, masyarakat dapat meminimalisir berbagai persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan kenakalan generasi muda.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan nilai-nilai penegakan hukum dan hak asasi manusia, khususnya dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk hidup layak, berbudaya, dan bermartabat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sumbar Erick Hamdani, perwakilan Bupati Tanah Datar melalui Kepala Dinas Pariwisata, anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Tanah Datar, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Andaleh Baruh Bukik, Wali Nagari Sungai Patai, para perantau Andaleh, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Kegiatan itu sekaligus berbarengan dengan kunjungan dapil (kundapil), Shadiq, sehingga dari masukan, aspirasi masyarakat bisa dengan cepat ditindaklanjuti.
Alek Nagari Andaleh menjadi bukti nyata bahwa kekuatan budaya, kebersamaan, dan potensi lokal dapat menjadi fondasi penting dalam membangun nagari yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan. (Tim Media Shadiq/*)