Subardi Dorong Inovasi Produk Turunan Atasi Oversupply Semen

JAKARTA (1 April): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Subardi, mendorong PT Semen Indonesia untuk memperkuat inovasi produk turunan sebagai solusi mengatasi kelebihan pasokan (oversupply) semen, sekaligus mendukung program pembangunan nasional, termasuk target 3 juta rumah.

“Nah tentunya ini (oversupply) punya dampak baik itu kepada perusahaan maupun harga di pasar. Tapi Semen Indonesia walaupun oversupply masih mampu menstabilkan harga dan posisi pasar di dalam negeri,” ujar Subardi dalam RDP Komisi VI DPR dengan PT Semen Indonesia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Subardi menilai, strategi pengembangan produk turunan dapat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus menyerap kelebihan produksi.

Ia mengapresiasi kontribusi PT Semen Indonesia dalam pembangunan infrastruktur nasional serta menjaga ketersediaan semen di dalam negeri.

“Saya mengapresiasi peran Semen Indonesia dalam memberikan sumbang sejarah pembangunan di negeri kita, khususnya dalam penyediaan infrastruktur utama,” katanya.

Namun demikian, Subardi mengingatkan bahwa kondisi oversupply tetap membawa konsekuensi terhadap kinerja perusahaan, termasuk penurunan laba.

“Dampaknya juga akan ada penurunan laba, itu konsekuensi logis. Tapi saya lihat juga sudah dilakukan efisiensi-efisiensi dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pengembangan produk turunan berbasis semen yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan mempercepat pembangunan, khususnya dalam sektor perumahan.

“Semen Indonesia telah memberikan inovasi pengembangan produk turunan yang bisa memberikan efisiensi dan percepatan proses pembangunan. Ini penting untuk mendukung program 3 juta rumah,” tegasnya.

Subardi juga mendorong agar inovasi tersebut tidak hanya dikembangkan di lingkungan perusahaan, tetapi dapat diperluas melalui kerja sama dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Apakah tidak mungkin produk-produk turunan itu ditransformasikan atau dikerjasamakan dengan masyarakat? Ini bisa menumbuhkan investasi masyarakat dan pengusaha lokal,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya membantu mengurangi oversupply, tetapi juga mendorong penggunaan produk berbasis semen secara lebih luas di masyarakat.

“Dengan banyak produk turunan, masyarakat bisa beralih menggunakan produk berbahan semen. Ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi kelebihan produksi,” pungkasnya. (Yudis/*)

Add Comment