JAKARTA (18 Juni): Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Ayub, mendorong Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjajaki potensi empat pemain nasional Qatar yang memiliki garis keturunan asal Aceh guna memperkuat Tim Nasional Indonesia.
Usulan tersebut disampaikan Muslim dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI dengan Menteri Hukum, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Ketua Umum PSSI, dalan terkait pembahasan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menurut Muslim, komunikasi awal dengan keluarga para pemain telah dilakukan. Ia menilai kualitas keempat pemain tersebut layak menjadi perhatian karena saat ini memperkuat klub-klub papan atas di kompetisi sepak bola Qatar.
βAda empat pemain nasional Qatar asal Aceh, dan orang tuanya sudah berkomunikasi dengan kita. Klub-klubnya pun itu klub-klub yang luar biasa,β ujar Muslim.
Legislator Fraksi Partai NasDem itu kemudian menyebut empat nama yang dinilainya memiliki potensi besar untuk dipertimbangkan PSSI, yakni Andri Syahputra, Ahmad Al-Khuwailid Mustafa, Muhammad Ali Rahman atau Ali Rahman Jamin, serta Farri Agri.
Menurutnya, latar belakang mereka sebagai keturunan Aceh menjadi modal penting dalam upaya memperluas pembinaan dan penguatan skuad Timnas Indonesia melalui jalur diaspora.
Muslim menilai perkembangan sepak bola Qatar yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir turut menjadi indikator kualitas para pemain tersebut.
Karena itu, ia berharap PSSI dapat melakukan kajian dan penjajakan lebih lanjut terhadap peluang mereka membela Merah Putih.
βIni perlu barangkali pemikiran kita karena kualitas dari pemain ini tidak diragukan lagi, mereka bermain di klub nasional mereka. Ini menjadi saran kami kepada pimpinan,β tegasnya.
Dalam rapat tersebut, usulan Muslim langsung diteruskan oleh pimpinan rapat kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan Timnas Indonesia ke depan.
Muslim berharap potensi diaspora Indonesia yang berkiprah di luar negeri dapat terus dipetakan dan dimanfaatkan untuk memperkuat prestasi sepak bola nasional, sejalan dengan upaya PSSI membangun tim yang kompetitif di level Asia maupun dunia. (dpr.go.id/*)
0 Komentar