BOGOR (2 Agustus): Upaya mencegah kanker serviks dinilai tidak cukup hanya dilakukan melalui pengobatan. Edukasi, vaksinasi, skrining, hingga deteksi dini perlu menjadi gerakan bersama agar semakin banyak perempuan terlindungi.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor Kol (Purn) Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap (dr. Frits) dalam kegiatan Fun Day & Restorasi Healthy di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, Minggu (2/8).
Dalam kegiatan yang diawali dengan senam bersama di halaman kantor Partai NasDem Kabupaten Bogor tersebut, turut diisi penyuluhan dan pemeriksaan pap smear sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kanker serviks.
Dr. Frits mengatakan, kanker serviks masih menjadi salah satu kanker yang banyak menyerang perempuan. Karena itu, pencegahan harus mendapat perhatian serius, termasuk dengan memperluas akses vaksinasi dan pemeriksaan rutin.
“Kanker serviks bukan hanya bisa diobati, tetapi jauh lebih penting dapat dicegah. Vaksinasi, skrining rutin, dan deteksi dini adalah kunci untuk melindungi perempuan Indonesia dari kanker serviks,” kata dr. Frits.
Menurutnya, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi, tenaga kesehatan, hingga keluarga memiliki peran dalam membangun kesadaran tersebut. Ia pun mendorong agar Pemkab Bogor dapat memfasilitasi vaksinasi kanker serviks bagi perempuan di Kabupaten Bogor.
Dr. Frits berharap, langkah tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Zero Cancer Serviks di Kabupaten Bogor.
“Semua ibu-ibu bersambut gembira dan senang tatkala saya mengemukakan hal tersebut,” ungkapnya.
Ia mencontohkan DKI Jakarta yang telah menyediakan vaksinasi gratis di sejumlah puskesmas dengan dukungan pemerintah daerah serta DPRD. Menurutnya, upaya serupa dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Bogor untuk memperkuat program pencegahan kanker serviks.
“Jadi, bukan hanya mengobati ketika sudah sakit. Kita harus bergerak bersama untuk mencegahnya sejak awal,” tegas dr. Frits.
(WH/AS)
0 Komentar