MALUKU TENGAH (17 Agustus): Anggota DPRD Maluku Tengah dari Partai NasDem Ahmad Ajlan Alwi meminta Pemkab Maluku Tengah segera menerbitkan rekomendasi untuk mengatasi kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di sejumlah wilayah Seram Utara.
Hal itu disampaikan Ajlan dalam Rapat Paripurna DPRD Maluku Tengah, baru-baru ini. Kelangkaan disebut terjadi di Kecamatan Seram Utara, Seram Utara Barat, Seram Utara Timur Kobi, dan Seram Utara Timur Seti.
Menurut Ajlan, kondisi tersebut berdampak langsung pada nelayan dan petani karena meningkatnya biaya operasional. Dampaknya turut mendorong kenaikan harga kebutuhan masyarakat, termasuk ikan yang sebelumnya sekitar Rp10 ribu kini mencapai Rp20 ribu-Rp25 ribu per kilogram.
“Penentuan SPBU penyalur dan kuota BBM subsidi merupakan kewenangan BPH Migas yang diawali rekomendasi pemerintah daerah,” ujar Ajlan.
Karena itu, Fraksi Restorasi Amanat Pembangunan meminta Bupati Maluku Tengah segera menerbitkan rekomendasi penyaluran BBM subsidi untuk SPBU di Pasanea, Seram Utara, Seram Utara Timur Seti, dan Seram Utara Timur Kobi, serta menambah kuota SPBU Kilo 5 Besi.
Ajlan berharap langkah tersebut segera dilakukan agar pasokan BBM terpenuhi, aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal, dan kenaikan harga kebutuhan pokok dapat ditekan.
(WH/AS)
0 Komentar