Home / Berita / Berita Fraksi
Berita Fraksi

Satori Soroti Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

📅 09 Sep 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (9 September): Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Satori, menyoroti kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Pernyataan tersebut disampaikan Satori dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja tentang Pengembangan Ekosistem dan Daya Saing Industri Kendaraan Listrik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Satori mengatakan kendaraan listrik saat ini semakin diminati masyarakat. Bahkan, menurutnya, ketertarikan terhadap kendaraan listrik tidak hanya datang dari masyarakat yang memahami otomotif.

“Itu mungkin lagi booming pak, masyarakat Indonesia dengan mobil listrik ini. Berapa menariknya adanya mobil listrik ini. Bahkan masyarakat yang tidak tahu otomotif saja ingin ikut-ikutan beli mobil listrik,” ujar Satori.

Namun, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik juga perlu diikuti dengan kesiapan ekosistem pendukung. Satori menyoroti ketersediaan mekanik yang memiliki kemampuan menangani kendaraan listrik, khususnya ketika terjadi kendala di perjalanan.

Ia meminta pemerintah menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat sebagai konsumen tidak dirugikan akibat belum optimalnya kesiapan layanan kendaraan listrik.

“Ini apakah langkah-langkah kita dari pihak Kementerian ini supaya bisa mengantisipasi agar masyarakat tidak terlalu banyak dirugikan,” katanya.

Selain kesiapan mekanik, Satori mempertanyakan perkembangan standardisasi baterai kendaraan listrik, khususnya untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda dua.

Ia meminta penjelasan mengenai kendala utama dalam pembahasan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk sistem baterai KBLBB roda dua serta target penyelesaian harmonisasi regulasi yang berkaitan dengan standardisasi penukaran atau swap baterai di Indonesia.

“Kapan target regulasi ini selesai diharmonisasi agar ada standarisasi swap baterai di Indonesia?” pungkasnya. (*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *