JAKARTA (24 September): Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Mori Hanafi, meminta Kementerian Transmigrasi memastikan pengalokasian anggaran dilakukan secara berimbang untuk seluruh program unggulan transmigrasi. Ia menilai anggaran tidak seharusnya terlalu terpusat dalam satu program, khususnya Trans Tuntas.
Pernyataan tersebut disampaikan Mori saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Transmigrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Mori mengatakan, fokus anggaran yang terlalu besar pada Trans Tuntas dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan program unggulan transmigrasi lainnya, seperti Trans Patriot.
“Kami khawatir kalau Bapak betul-betul fokus hanya pada Trans Tuntas. Jadi cita-cita Bapak dengan Trans Patriot dan lainnya itu akan terganggu. Kami bukan tidak menghormati apa yang Bapak sampaikan. Tapi kami melihat ini sangat gak imbang, Pak,” kata Mori.
Menurut Mori, alokasi anggaran untuk Trans Tuntas terlihat mengambil porsi yang cukup besar dibandingkan program lainnya. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar seluruh program unggulan Kementerian Transmigrasi tetap mendapatkan dukungan anggaran sesuai porsinya.
“Fokus anggaran Bapak ini terlalu banyak di sini. Mungkin kalau kita lihat sekilas, bisa dibilang 70-an persen lebih, Pak, ada di sini,” ujarnya.
Mori juga menyoroti adanya persinggungan pelaksanaan Trans Tuntas dengan kementerian dan lembaga lain, terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Kementerian Dalam Negeri.
“Padahal sebagian daripada apa yang Bapak lakukan di Trans Tuntas itu juga banyak persinggungan dengan BPN. Dan juga tentunya banyak persinggungan dengan Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.
Karena itu, Mori mengusulkan agar Kementerian Transmigrasi menata kembali pengalokasian anggaran sehingga tidak hanya terkonsentrasi pada Trans Tuntas. Menurut dia, program-program unggulan lainnya juga membutuhkan dukungan anggaran agar dapat berjalan sesuai target.
“Sehingga usulan kami, alangkah lebih baiknya apabila proses atau penempatan atau penyebaran anggaran ini bisa sesuai dengan porsinya, Pak,” katanya.
Mori kembali meminta Menteri Transmigrasi mempertimbangkan pembagian anggaran untuk program-program unggulan lainnya, termasuk Trans Patriot dan program transmigrasi lainnya.
“Mungkin mohon dipertimbangkan, Pak Menteri, melalui pimpinan. Agar peralokasian, Pak, ya, terhadap program-program unggulan Bapak lain juga itu butuh sentuhan, Pak. Karena lima trans yang Bapak maksud ini adalah Bapak yang menciptakan,” tutupnya. (gema/*)
0 Komentar