Home / Berita / NasDem
NasDem

NasDem Dorong TPS Lebih Ramah bagi Perempuan

📅 26 Sep 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (26 September): Partai NasDem mendorong penyelenggaraan pemilu yang semakin ramah terhadap kebutuhan perempuan. Salah satunya melalui desain tempat pemungutan suara (TPS) yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemilih perempuan.

Hal itu disampaikan Anggota Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem Regina Nadya Suwono, usai menerima silaturahmi Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (25/9).

Regina mengatakan, pertemuan tersebut membuka pembahasan penting mengenai perlunya keterwakilan perempuan, tidak hanya di lembaga legislatif, tetapi juga dalam penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu hingga tingkat daerah.

“Pertemuan hari ini dengan GPSP itu sangat eye opening sekali. Mereka mengadvokasi, mendorong untuk adanya keterwakilan perempuan dalam penyelenggara pemilu. Tidak hanya anggota legislatif saja tapi yang menyelenggarakan pemilu seperti KPU, Bawaslu hingga di daerah harus juga ada representasi perempuan,” ujar Regina.

Menurutnya, keberadaan perempuan dalam penyelenggara pemilu dapat membantu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam merancang pelayanan pemilu. Ia mencontohkan, penyediaan ruang laktasi di TPS serta pengaturan waktu pencoblosan yang lebih ramah bagi ibu-ibu.

“Bagaimana ada ruang laktasi di TPS, bagaimana jam-jam pencoblosan yang ramah dengan ibu-ibu, atau mungkin ada penyebaran TPS yang lebih luas lagi jumlahnya di daerah-daerah yang mungkin ibunya bekerja di ladang pertanian dan di tempat-tempat yang mungkin sulit dijangkau,” katanya.

Regina menilai, berbagai kebutuhan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam pemilu. Karena itu, perspektif perempuan perlu ikut hadir dalam setiap proses penyelenggaraan pemilu.

Dalam kesempatan itu, Regina menyebut, Partai NasDem menyambut baik dorongan GPSP terkait penguatan keterwakilan perempuan. Ia mengatakan, Partai NasDem telah memiliki 30% keterwakilan perempuan di lembaga legislatif.

Namun, Regina menegaskan bahwa jumlah perempuan dalam sebuah institusi tidak otomatis menjamin hadirnya perspektif gender yang baik. Menurutnya, perempuan maupun laki-laki perlu memiliki keberagaman pengalaman dan pemahaman terhadap isu gender.

“Perempuan maupun laki-laki harus punya keberagaman pengalaman dalam isu-isu gender. Jadi, laki-laki pun bisa, selama dia memunyai keberagaman pengalaman dan kacamata sensitif gender yang bisa diaplikasikan dalam kebijakan institusi-institusi terkait,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua GPSP Dr. Sri Budi Eko Wardani beserta jajaran. Dari Partai NasDem turut hadir Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Wasekjen Siar Anggretta Siagian, Sekjen Garda Wanita (Garnita) Malahayati Tantri Moerdopo, serta Anggota Bidang Perempuan dan Anak Regina Nadya Suwono.(WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *