Home / Berita / NasDem
NasDem

Merawat Sejarah, Menerjemahkan Gagasan, Menggerakkan Perubahan

đź“… 17 Okt 2026 đź’¬ 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (17 Oktober): NasDem Tower Tour menjadi bagian dari pembelajaran peserta Laga ABN dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan Kalimantan Selatan untuk mengenal lebih dekat gagasan yang melandasi pembangunan NasDem Tower, sekaligus merefleksikan relevansinya bagi penguatan organisasi dan kerja kader di daerah, Sabtu (17/10).

NasDem Tower merepresentasikan pemikiran Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tentang transformasi peradaban. Gagasan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bangunan fisik, tetapi juga menempatkan sejarah kebangsaan, pengetahuan, dan aktivitas organisasi sebagai bagian dari perjalanan gerakan.

Salah satu ruang yang dikunjungi peserta adalah Galeri Kebangsaan yang menghadirkan jejak sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia. Di ruang ini, semangat Jas Merah (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah) menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa perlu dibangun dengan memahami perjalanan masa lalu.

Sejarah Nusantara merekam keragaman budaya, pemikiran, dan perjuangan yang membentuk Indonesia. Memahami sejarah bukan sekadar mengenang para pendahulu, melainkan juga menyadari tanggung jawab setiap generasi dalam menjaga persatuan dan melanjutkan cita-cita kebangsaan.

Bagi peserta Laga ABN, pengalaman tersebut bertemu dengan pembelajaran mengenai pengelolaan organisasi dan strategi gerakan. Petrus Nunu Ruto, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Nagekeo, NTT, mengatakan kegiatan tersebut memberinya bekal untuk memperkuat manajemen partai sekaligus meningkatkan kualitas kerja politik di daerah.

“Dalam Laga Perubahan 2.0 ini, kami diajarkan bagaimana mengelola Partai NasDem dengan menggunakan sistem manajemen. Kami juga belajar menyusun strategi untuk meningkatkan kualitas politik di daerah sekaligus meningkatkan kuantitas atau jumlah suara,” ujar Petrus.

Pembelajaran itu, menurutnya, juga mencakup pembahasan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, mulai dari sampah dan ekonomi kerakyatan hingga pemulihan pascagempa di Flores.

“Kami diajak membedah persoalan-persoalan sosial, termasuk bagaimana membangun kembali Flores setelah gempa. Kami juga diajak mendorong masyarakat bergerak bersama dalam pemulihan, dengan memprioritaskan manusia terlebih dahulu, sekaligus memulihkan ekonomi dan membangun kembali sarana serta infrastruktur,” katanya.

Pengalaman tersebut menegaskan pentingnya menghubungkan penguatan organisasi dengan persoalan konkret masyarakat. Bagi kader di daerah, manajemen dan strategi bukan semata-mata perangkat untuk mengembangkan partai, tetapi juga bekal untuk memahami tantangan setempat dan membangun kerja yang relevan dengan kebutuhan warga.

Perspektif serupa disampaikan Cintiya Ruliana Talantan, Anggota DPR Papua dari Fraksi Partai NasDem. Ia menilai, pembelajaran Laga ABN memberikan bekal strategi untuk menghadapi agenda politik menuju 2029, terutama dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan perolehan suara di Papua.

“Banyak strategi dan kiat yang kami dapatkan dalam Laga Perubahan 2.0, khususnya untuk 2029, tentang bagaimana meningkatkan NasDem agar naik kelas, memperoleh suara, dan meningkatkan jumlah kursi di daerah kami. Kami juga semakin percaya diri untuk berupaya meningkatkan perolehan suara, khususnya di Provinsi Papua,” ujar Cintiya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah sebagai bagian dari penguatan kerja organisasi.

“Kakak-kakak dari Fraksi DPR RI memberikan kiat-kiat strategis tentang bagaimana membangun kolaborasi dengan fraksi di daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, bersama DPR RI,” katanya.

Dari NasDem Tower, peserta Laga ABN membawa pulang perspektif tentang pentingnya merawat sejarah, memahami gagasan, dan memperkuat kerja organisasi. Sebab, perubahan tidak berhenti pada pemikiran atau simbol, tetapi menemukan maknanya ketika diterjemahkan menjadi tindakan nyata bagi masyarakat. (NS/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *