Home / Berita / NasDem
NasDem

Luncurkan Buku Pintar RM-CEN, NasDem Siapkan Panduan Pemberdayaan Pekerja Migran dan Care Economy

📅 26 Okt 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (26 Oktober): Partai NasDem menyiapkan panduan teknis untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran sekaligus mengembangkan sektor care economy melalui peluncuran Buku Pintar Rumah Migran dan Care Economy NasDem (RM-CEN). Buku setebal 437 halaman ini dirancang untuk menerjemahkan gagasan menjadi program kerja yang dapat dijalankan kader Partai NasDem bersama masyarakat hingga tingkat daerah.

Ketua Bidang Migran DPP Partai NasDem Eva Sundari mengatakan, penyatuan isu pekerja migran dan care economy dalam satu kerangka program, berangkat dari keterkaitan kedua sektor tersebut.

Menurutnya, selain membutuhkan perlindungan yang memadai, keduanya memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pemberdayaan dan penguatan kapasitas masyarakat.

“Dalam perjalanannya, saya memahami ada irisan dengan isu care economy. Akhirnya saya jadikan satu karena belum banyak yang secara khusus mengurus sektor ini, padahal potensinya besar,” ujar Eva dalam diskusi dan peluncuran Buku Pintar RM-CEN di NasDem Tower, Senin (26/10).

Eva menjelaskan, buku tersebut disusun sebagai panduan praktis dari aspek perlindungan, pemberdayaan, hingga pengembangan sektor pekerja migran dan care economy. Materinya mencakup petunjuk teknis dan operasional yang diharapkan membantu pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem untuk menerjemahkan program ke dalam aksi nyata.

Melalui Rumah Migran, Partai NasDem ingin memperkuat peran partai sebagai penghubung aspirasi masyarakat dengan berbagai sumber daya yang tersedia. Dengan demikian, kebutuhan pekerja migran dan masyarakat yang bergerak di sektor care economy tidak berhenti pada identifikasi persoalan, tetapi ditindaklanjuti melalui program perlindungan dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Eva menegaskan, penyusunan buku ini juga melibatkan masukan dari para kader di daerah. Sebelum buku dirampungkan, Bidang Migran DPP Partai NasDem melakukan pemetaan persoalan dan penilaian kapasitas untuk mengetahui kebutuhan serta kemampuan pengurus dalam menjalankan program. Masukan tersebut kemudian diakomodasi ke dalam materi buku.

“Tadi kita sosialisasikan ke mereka dan responnya sangat antusias. Mereka bahkan memunculkan berbagai isu lokalnya. Jadi, mereka sudah memberi masukan tentang pemetaan tentang self assessment kapasitas mereka dan itu yang saya tampung dalam buku ini. Jadi bukan semata-mata top down tetapi juga bottom up, aspirasi mereka sudah sampai di sini,” jelasnya.

Setelah peluncuran buku, Partai NasDem berencana melanjutkan program melalui kelas pengembangan kapasitas bagi kader. Materinya mencakup konsep dasar pemberdayaan, migrasi aman (safe migration), care economy, transformasi ekonomi lokal, pemetaan potensi daerah, serta advokasi. Kelas ini diharapkan menjadi jembatan antara pemahaman konseptual dan pelaksanaan program di lapangan.

Lebih jauh, Eva mengingatkan bahwa care economy tidak semestinya dipandang hanya sebagai sektor yang membutuhkan perlindungan sosial. Sektor yang mencakup berbagai bentuk pekerjaan perawatan ini juga berpotensi menjadi sumber penciptaan lapangan kerja, memperkuat perekonomian lokal, serta memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi produktif.

Menurut Eva, pengembangan care economy perlu diarahkan pada pemberdayaan dan keberlanjutan, bukan berhenti pada pendekatan proteksi. Potensi sektor ini juga berkaitan dengan kebutuhan jangka panjang, termasuk menghadapi perubahan struktur penduduk dan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.

“Ini harusnya diperlakukan sebagai sektor harapan baru untuk perekonomian yang inklusif, berkelanjutan, dan bertumbuh secara berkeadilan,”imbuhnya. (FM/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *