Lagi Martin Kirim APD untuk Tenaga Medis di Nias

Lagi Martin Kirim APD untuk Tenaga Medis di Nias

  • 28 Mei 2020
  • 9

GUNUNG SITOLI (28 Mei): Sebagai wujud kepedulian dalam penanganan Covid-19, anggota DPR RI dari Partai NasDem  daerah pemilihan Sumatera Utara (Sumut) II, Martin Manurung menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan masyarakat ke lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, Sumut.

Secara simbolis, bantuan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu diserahkan anggota Fraksi NasDem DPRD Sumut, Berkat K Laoli, bersama perwakilan Satgas BUMN Sumut, di RSUD Gunung Sitoli, Nias, Selasa (26/5).

Bantuan itu terdiri dari 15 set APD lengkap, 40 baju hazmat, 100 kotak masker medik, hand sanitizer, sepatu medik, dan peralatan kesehatan lainnya. Ada juga masker kain sebanyak 20 ribu dan wastafel cuci tangan untuk masyarakat.

Bantuan untuk RSUD Gunung Sitoli berupa APD lengkap tenaga medis sebanyak tiga set, baju hazmat, masker, sepatu dan lainnya. Bantuan diterima Kabid Pelayanan RSUD, dr Hotman Purba. Bantuan itu, kata Hotman, akan digunakan tenaga medis dalam menolong pasien Covid-19.

Hotman menuturkan, APD tenaga medis akan didistribusikan ke fasilitas kesehatan di tiap kota/kabupaten, mulai dari Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan dan Kabupaten Nias Utara.

Berkat K Laoli mengatakan, penyaluran bantuan itu didasari kepedulian Martin Manurung kepada masyarakat Kepulauan Nias. Dengan adanya tambahan APD ini, Martin berharap tim medis di Nias lebih bersemangat lagi.

"Ada juga bantuan lainnya yang diberi Bang Martin, seperti hand sanitizer dan 20 ribu masker kain untuk masyarakat se Kepulauan Nias," kata Berkat.

Sebelumnya, Martin Manurung juga telah mengirim APD set lengkap, baju hazmat lengkap dengan masker kain untuk tenaga medis di seluruh kabupaten/kota lainnya yang ada di wilayah Dapil Sumut II. 

Martin yang juga Ketua DPP Partai NasDem itu mengirim puluhan ribu masker kain untuk masyarakat, serta puluhan ribu sembako di beberapa daerah yang dianggap sangat terdampak pandemi Covid-19.(Dar/*)

,