Ubah Gaya Hidup untuk Putus Mata Rantai Covid 19

Ubah Gaya Hidup untuk Putus Mata Rantai Covid 19

  • 31 Mei 2020
  • 6

BANTUL (30 Mei): Penyebaran wabah Covid-19 belum menunjukkan penurunan drastis. Berbagai upaya dilakukan baik melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun menyiapkan era normal baru (new normal).

Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilakukan dengan perubahan gaya hidup masyarakat agar lebih sehat dan waspada. Ini ditunjukkan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi NasDem, Subardi, saat menyerahkan bantuan sebanyak 10 unit watertown atau tangki air berikut wastafel. Bantuan itu langsung dirakit dengan instalasi pipa di beberapa pasar tradisional di Yogyakarta.

“Konsep bantuan ini adalah paket lengkap. Seluruh perangkat bantuan dipasang sekaligus di lokasi. Harapannya bantuan ini bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Subardi yang hadir menyerahkan bantuan itu di Pasar Bantul, Jumat (29/5). 

Mbah Bardi, sapaan akrab Legislator NasDem itu, mengajak masyarakat mengubah gaya hidupnya, sekalipun harus beraktivitas di luar rumah. Dia juga memberi bantuan ratusan liter sabun cair, masker, dan cairan pembersih tangan. Keseluruhan paket bantuan ini dibagikan di pasar tradisional. Menurutnya memilih pasar tradisional karena fungsinya sebagai jantung ekonomi kerakyatan dan pusat keramaian.

“Masyarakat yang beraktivitas di pasar dapat langsung mengubah gaya hidupnya dengan fasilitas cuci tangan maupun penggunaan masker. Semakin banyak yang terbiasa bergaya hidup sehat sesuai protokol kesehatan, semakin efektif pula untuk memutus rantai penyebaran corona,” tegasnya. 

Selain di Pasar Bantul, paket bantuan hasil kerja sama Komisi VI DPR RI dengan BUMN juga disebar di sejumlah titik. Di Sleman tersebar di Pasar Gowok, Pasar Jangkang, Pasar Pakem, dan Pasar Gamping. Di Gunungkidul tersebar di Pasar Induk Wonosari, Gedangsari, dan GKJ Kemadang. Di Kulonprogo berada di Pasar Bendungan. Sedangkan Kota Yogyakarta berada di kelurahan Panembahan.(RO/*)

,