Kunjungi Desa Terisolasi, Eva Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

Kunjungi Desa Terisolasi, Eva Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

  • 11 Juni 2020
  • 8

RANTEPAO (9 Juni): Masyarakat Lembang Parodo, Kecamatan Baruppu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Khususnya, dari segi infrastuktur jalan, jembatan, serta infrastuktur di bidang kesehatan dan bidang pendidikan serta jaringan komunikasi.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba mengatakan itu Minggu (7/6) ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah tersebut. Lembang Parodo merupakan salah satu daerah terisolir di Toraja Utara, berbatasan dengan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Di Lembang Parodo ada dua dusun, yakni Dusun Karirik dan Dusun Salupe dengan jumlah penduduk sekitar 80 kepala keluarga (KK). 

"Ada beberapa usulan yang sangat prioritas dari masyarakat di sini, antara lain infrastruktur jalan utama dari Pulu-Pulu (Buntu Pepasan) - Parodo, dan Parodo ke Baruppu, jembatan yang menghubungkan dua dusun, dan pembangunan di bidang kesehatan (puskesmas)," jelas Eva Stevany Rataba. 

Dalam kunjungan kerja reses itu, Legislator NasDem tersebut memberikan bantuan kasih berupa alat pengeras suara (toa), generator set (Genset), beras, buku dan alat tulis menulis untuk anak-anak sekolah, makanan tambahan bagi ibu hamil, serta makanan tambahan untuk balita.

Eva Stevany bersyukur akhirnya salah satu impiannya untuk menginjakan kaki di Parodo tercapai. 

"Akhirnya saya dapat menginjakkan kaki di sini, merasakan apa yang dirasakan masyarakat di sini, dari perjalanan yang sangat ekstrim sampai kehidupan masyarakat yang masih sangat jauh menikmati hasil pembangunan," ujarnya. 

Masyarakat Lembang Parodo rata-rata hidup dari bertani dan berkebun. Daerah itu masih sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. Terlebih, di Parodo ini belum adanya fasilitas listrik, kesehatan yang baik maupun pendidikan yang layak akibat akses jalan yang sangat tidak mendukung.

Jarak antara Rantepao ke Parodo sebenarnya dapat ditempuh hanya sekitar 4-5 jam, tetapi dengan akses jalan yang sangat terjal dan curam serta kondisi jalan yang rusak parah terlebih jika hujan mengguyur membuat waktu tempuh menjadi 8-12 jam.

Kedatangan anggota DPRRI dari dapil Sulsel III itu didampingi Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang.(HH/*)

,