Fraksi NasDem Parigi Moutong Sisihkan Gaji Bantu Perangi Covid19

Fraksi NasDem Parigi Moutong Sisihkan Gaji Bantu Perangi Covid19

  • 06 April 2020
  • 3

PARIGI MOUTONG (28 Maret): Anggota Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah,  menyisihkan gaji mereka hingga Rp20 juta sebagai bantuan untuk petugas penanganan Covid-19.


Menurut Ketua DPD NasDem Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, bantuan tersebut merupakan hasil dari pemotongan gaji lima anggota Fraksi NasDem DPRD Parigi Moutong hasil Pemilu 2019.


“Potong gaji kami rela. Rencananya, bantuan berupa barang senilai Rp20 juta. Langkah ini merupakan bagian dari kepedulian NasDem di Kabupaten Parigi Moutong membantu pemerintah daerah dan Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19,” ungkapnya.

Sayutin yang juga Ketua DPRD Parigi Moutong itu mengatakan, pendistribusian bantuan yang dikhususkan untuk tim Satgas itu dilakukan mulai Sabtu (28/3) hingga Rabu (1/4).


Legislator NasDem itu mengatakan, titik pendistribusian ditujukan kepada masing-masing petugas di lima titik penjagaan dan penanggulangan Covid-19 di Parigi Moutong. NasDem memilih membantu petugas karena melihat tugas dan tanggung jawab yang diemban sangat berisiko.


“Meskipun nilai bantuan tidak seberapa, setidaknya kami ikut mengambil bagian dalam bergotong royong melawan ganasnya serangan Covid-19 ini di Tanah Air,” ujarnya.

Diakuinya, penyebaran Covid-19 saat ini semakin meresahkan masyarakat. Sehingga yang patut menjadi perhatian semua pihak adalah bagaimana memberikan dukungan serta partisipasi kepada mereka yang bertugas di lapangan menanggulangi penyebaran virus tersebut.


Masyarakat juga harus mengindahkan instruksi pemerintah untuk tidak keluar rumah jika tidak penting atau melakukan aktivitas di keramaian. Jika anjuran itu dipatuhi, kata Sayutin, secara otomatis masyarakat telah membantu pemerintah menanggulangi bencana wabah Covid-19.


“Saya meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, mari kita saling mendukung dalam mengatasi wabah ini. Walau bagaimana pun upaya pemerintah dan petugas mengatasi penyebarannya jika kita tidak patuh, maka sia-sia,” tutupnya.(NasDem Sulteng/Hamdin/*)
,