News Detail

Kaum Muda Harus Mampu Berkomunikasi secara Baik

Kaum Muda Harus Mampu Berkomunikasi secara Baik

  • 11 Maret 2021
  • 76
  • NasDem Maluku Utara
  • Nurlaela Syarif

TERNATE (11 Maret): Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik bagi anak muda dalam menghadapi era keterbukaan teknologi informasi dan informasi adalah hal yang sangat penting.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) dari Fraksi Partai NasDem, Nurlaela Syarif saat menjadi narasumber dalam workshop bertajuk 'Meningkatkan Kredibilitas Diri Melalui Public Speaking' di Asrama Haji Ternate, Dusun Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Malut, Sabtu (6/3).

"Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik bagi anak muda saat ini berguna untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan diri saat berbicara di depan publik," ujarnya.

Legislator NasDem Ternate itu mengatakan, melalui workshop tersebut peserta dilatih berkomunikasi yang baik, agar nantinya bisa menempatkan diri ketika berbicara di depan orang-orang yang bahkan memiliki level dari kalangan akademisi dan pejabat publik.

“Kami mengajarkan kepada mereka tentang bagaimana pola komunikasi, gaya komunikasi, dan cara komunikasi dilatih secara keseluruhan. Metode pelatihan yang kami berikan meliputi tiga unsur, yaitu kemampuan secara verbal, vokal, dan juga secara visual. Sebab di luar sana ada banyak orang yang punya kemampuan literasi verbal secara baik, namun penguasaan public speaking-nya lemah,’’ katanya.

Dia menambahkan, dalam public speaking, seseorang harus paham tentang penekanan, volume, kecepatan, dan ketepatan dalam berbicara. Sementara dari aspek visualisasi, diajarkan tentang gesture atau bahasa tubuh, eye contact (kontak mata), dan teknik mengatur jarak mike. 

Sekretaris DPW NasDem Malut itu menegaskan bahwa public speaking berperan besar dalam meningkatkan kredibilitas dan sumber daya manusia generasi muda. Dengan kemampuan komunikasi yang terampil secara otomatis akan meningkatkan akselerasi kesuksesan anak-anak muda khususnya pembentukan citra diri. 

Ia menambahkan, dalam menjalin hubungan dengan banyak orang di berbagai lingkungan dan bidang mulai dari pertemanan, pendidikan, hingga pekerjaan membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik. Terlebih memasuki era digital saat ini bahwa ruang untuk berkomunikasi sangat dinamis dan terbuka lebar.

“Pelatihan semacam ini untuk membuka diri dan membuka mindset anak-anak muda saat ini bahwa pemahaman terhadap komunikasi itu tidak semudah yang dibayangkan dan dilakukan selayaknya ngobrol dalam keseharian. Semua orang memang bisa berkomunikasi. Tetapi bagaimana berkomunikasi yang baik, berkomunikasi yang elegan dan memukau banyak orang, punya daya tarik, punya kemampuan retorika, punya kemampuan propaganda, dan punya kemampuan promosi, ini yang perlu dikembangkan di kalangan anak-anak muda saat ini,” tambah Nurlaela.

Menurut Legislator NasDem itu, masyarakat di Kota Ternate khususnya anak-anak mudanya dinilai memiliki kemampuan dasar berkomunikasi secara lisan dengan baik, namun masih harus dilatih, diasah, dan dikembangkan lebih dalam. Terlebih dengan keterbukaan teknologi informasi dan komunikasi saat ini yang membuat siapapun termasuk anak-anak muda bebas berbicara di ranah publik, pelatihan komunikasi yang baik dan benar harus gencar dilakukan agar anak-anak muda tidak melupakan etika berkomunikasi.

“Anak-anak muda Indonesia khususnya di Ternate harus dapat berkomunikasi sesuai dengan etika komunikasi, nilai-nilai kearifan lokal dan budaya yang dijunjung tinggi bangsa ini,” tegasnya.(RO/*)