News Detail

Dokter Teladan Itu Jadi Bupati Belu, NTT

Dokter Teladan Itu Jadi Bupati Belu, NTT

  • 25 Maret 2021
  • 218
  • DPP NasDem
  • Hermawi Taslim

JAKARTA (25 Maret): Senin (22/3), seusai Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan keputusan atas sengketa Pilkada Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2021-2024, suasana di War Room Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta, mendadak hening.

Dua laki-laki yang akan menduduki kursi terhormat sebagai orang nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Belu, tampak tertunduk.

Lelaki berperawakan tinggi semampai itu, dokter Taolin Agustinus, duduk sederet dengan calon wakilnya, Aloysius Haleserens. Taolin tertunduk, sembari membjuat "tanda salib, tanda kemenangan" di dahi, di dada bagian tengah, kiri dan kanan. Dia berdoa dan bersyukur atas kemenangannya yang hanya terpaut 247 suara dari pesaing utama, sang petahana, Willybrodus Lay-JT Ose Luan pada pentas Pilkada 9 Desember 2020. 

Taolin Agustinus, pernah terpilih sebagai dokter teladan tingkat Puskesmas se-Indonesia beberapa tahun silam. 

Dokter Taolin lahir dan dibesarkan di sebuah dusun di Desa Halilulik, Belu. Menjalani pendidikan dasar hingga menengah atas di Pulau Cendana, Timor, Taolin lalu melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. 

Lepas dari UGM, Taolin melanjutkan kuliah Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Selesai dari Undip, Taolin mulai berkarier di kampung halamannya di Desa Halilulik sebagai dokter kepala puskesmas hingga menjadi Kepala RS Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu.  

Taolin dikenal sebagai pekerja keras yang cerdas. Hingga kini dirinya masih menjabat sebagai salah seorang Ketua PB Ikatan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia.

Pada Pilkada Kabupaten Belu, Taolin bersama pasangannya Aloysius Haleserens, berhasil memperoleh suara 50.623, mengalahkan sang petahana. 

Melalui Surat Keputusan Pleno KPU nomor: 61/PL.02.7-Pu/5304/KP-Kab/III/2021, Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020, pasangan nomor urut 2 atas nama Taolin Agustinus dan Aloysius Haleserens, KPU Kabupaten Belu secara resmi menetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belu periode 2021-2024. 

Dengan kemenangan itu, Taolin bertekad membawa masyarakat Belu mendapat pelayanan kesehatan secara gratis dan seluruh masyarakat mendapatkan akses atas air bersih. 

"Saya tidak akan muluk-muluk. Kalau dua pekerjaan besar ini bisa saya tuntaskan, baru menyusul program-program lain yang telah saya sampaikan saat kampanye," kata Taolin.                    

Tentang ke dua program kerja prioritas tersebut, Kepala Desk Hukum Bappilu DPP NasDem, Hermawi Taslim optimistis dapat dilakukan dengan cepat oleh sang bupati. Karena sesungguhnya kedua hal tersebut merupakan kelanjutan dari apa yang pernah dikerjakan sebagai dokter ketika masih menjabat sebagai kepala puskesmas Halilulik dan Kepala RSUD Belu. 

"Beliau mengenal hampir setiap jengkal tanah kelahirannya. Jadi kita optimistis. Masyarakat Belu akan dihantar ke tingkat pelayanan kesehatan yang prima. Partai NasDem sebagai partai yang menaungi sang dokter, juga akan all out memberi dukungan," kata Hermawi Taslim.

Wakil Sekjen DPP Partai NasDem itu juga memberikan selamat kepada Taolin dan Aloysius.  Dikatakannya, semoga akan menjadi Kepala Daerah Teladan sebagaimana Dokter Teladan yang pernah disandangnya. 

"Kiranya semangat restorasi membawa masyarakat Kabupaten Belu lebih sehat dan sejahtera. Husar Binan Rai Belu Tetuk No Nesan Diak No Kmanek, (Dengan semangat persaudaraan, kita membangun masyarakat Belu menuju tercapainya kesejahteraan lahir batin yang serasi dan seimbang)," ujar Hermawi. 

Ditambahkan Hermawi, Bupati Taolin Agustinus sangat memahami makna dan arti serta filosofi dari Lagu "Tebe O Nana". 

Lagu daerah asal Belu itu mengisahkan bagaimana nasihat leluhur masyarakat Belu tentang kesehatan dan pengobatan/obat-obatan yang menjadi hal utama dalam kehidupan. 

"Bila lingkungan sehat, masyarakatnya disiplin maka kesejahteraanpun demikian," pungkas Hermawi Taslim. (H Taslim/*)