News Detail

NasDem Bali Siapkan 'Menu Kader Terbaik'

NasDem Bali Siapkan 'Menu Kader Terbaik'

  • 29 Mei 2018
  • 266
  • NasDem Bali


DENPASAR, (29 Mei): Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)  Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa mengatakan partai politik (parpol) paling bertanggung jawab menyajikan 'menu'caleg dan capres-cawapres terbaik yang akan dipilih masyarakat dalam pemilu anggota legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) 17 April 2017 mendatang.

Jika menu yang disajikan parpol 'tidak menarik, tidak sehat, tidak bergizi', maka itu bukan salah masyakarat jika lebih memilih golput. Itu merupakan kesalahan parpol.

“Jadi NasDem Bali harus menyajikan menu kader-kader terbaik dengan kerja nyata dan gerakan perubahan menawarkan cara-cara berpolitik baru. Berpolitik tanpa mahar, tanpa transaksional,” tegas Oka Gunastawa dalam seminar nasional bertajuk 'Meningkatkan Peran Serta Masyarakat untuk Mewujudkan Pileg dan Pilpres yang Demokratis' di Bintang Bali Resort, Kuta, Bali, Senin (28/5).

Melalui seminar ini yang diharapkan kader NasDem dapat melakukan langkah nyata mengajak masyarakat menyukseskan pileg dan pilpres 2019. Ditambahkannya, parpol berperan vital memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Salah satunya mengedukasi dan mengajak masyarakat berpartisipasi di pileg dan pilpres secara demokratis.

“Kalau partai politik khususnya NasDem tidak mampu mengajak masyarakat berpartisipasi itulah awal kegagalan kita. Jadi kita tidak boleh main-main. Caleg NasDem harus memaknai ini,” tegas Gus Oka.

Lebih jauh Gus Oka juga mengingatkan kader NasDem harus punya investasi sosial yang kuat di masyarakat dibuktikan dengan bekerja nyata sebelumnya.

Popularitas juga harus terus ditingkatkan dalam 10 bulan jelang pileg dan pilpres 17 April 2019 ini. Sebab popularitas menentukan elektabilitas. Popularitas ini juga menjadi  tantangan. Sebab di Bali kita ada budaya bekerja tanpa perlu mengabarkan. Tapi dalam konteks demokrasi, apa yang kita lakukan harus dikabarkan dan diketahui masyarakat.

“Proses sosialisasi harus spesik, menarik dan kreatif. Gunakan media sosial, media online, media cetak dengan konten-konten yang menarik,” tambah Gus Oka.

Gus Oka juga mengingatkan kembali target dan tujuan yang ditulis kader NasDem dalam 'Kapsul Waktu' pada 17 April lalu di Kantor DPW Partai NasDem Bali.  'Kapsul Waktu' ini punya nilai filosofiss dan politis yang strategis bahwa semakin hari waktu kita semakin pendek menuju Pileg dan Pilpres.  Maka perlu setiap hari kader,  caleg dan pengurus Partai NasDem harus melihat target di depan dan berlomba dengan waktu.

Seminar ini dibuka Ketua Fraksi NasDem MPR RI Prof Bachtiar Ali dengan pembicara Sekretaris Fraksi NasDem MPR RI Drs. Fhadoli, Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, akademisi Unud Dr. Ni Luh Gede Astariani SH., MH, dengan moderator Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si. Hadir pula pimpinan DPD serta ratusan kader dan caleg NasDem se-Bali.

Akademisi Unud Dr. Ni Luh Gede Astariani SH., MH menambahkan para caleg harus mengetahui karakteristik pemilih. Ada pemilih pragmatis (ada bayar baru pilih), pemilih emosional (mengedepankan emosi), pemilih primordial (mengutamakan status sosial) dan pemilih rasional (tahu kualitas calon dan memilih berdasarkan program).

“Mengetahui karakter pemilih ini penting untuk menentukan pendekatan sosialisasi apa yang digunakan,” tegas Astariani sambil menambahkan kader NasDem juga harus menyampaikan hal dan kewajiban masyarakat selaku pemilih.(*)