News Detail

Kristin Ajak Perempuan tidak Golput di Pemilu

Kristin Ajak Perempuan tidak Golput di Pemilu

  • 22 Maret 2019
  • 2231
  • NasDem Pangkal Pinang
  • Sri Kristin
  • Calon Legislatif


PANGKALPINANG (22 Maret): Caleg NasDem DPRD Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung,  nomor urut 1, Sri Kristin Sutanegara mengatakan sudah saatnya mengubah peran perempuan di kancah politik selama ini hanya sebagai  objek. 


Menurut putri Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bangka Belitung Datuk H Ramli Sutanegara itu, pola pikir menjadikan perempuan hanya sebagai objeklah yang selama puluhan tahun membuat minimnya  perempuan eksis dalam percaturan politik Tanah Air.  


“Padahal saat ini jumlah wanita sudah setara secara statistik demografi dengan pria. Jika mengacu data statistik tersebut, semestinya peran perempuan termasuk pada kancah politik pun selayaknya meningkat,” kata dia kepada partainasdem.id, Jumat (22/3).

Menurut Ketua DPW Garnita NasDem Bangka Belitung ini secara kualitas bahkan saat ini perempuan sudah bisa head to head dengan kaum pria.

 

Oleh sebab itu, kata dia,  dalam setiap kegiatan kampanye maupun kegiatan Garnita NasDem Bangka Belitung, dia selalu menegaskan bahwa perempuan sesungguhnya memiliki peran yang tidak kalah penting dengan pria di kancah politik.


“Saya rasa ini penting. Apalagi pada momentum seperti pileg dan pilpres ini. Perempuan harus bisa ikut andil menentukan arah dan orientasi bangsa ini," tukasnya.

Sri menambahkan apabila mengacu pada data proyeksi BPS 2018 saja, kaum perempuan di Indonesia saat ini memiliki kekuatan suara hingga sedikitnya seratus juta. Angka tersebut menurutnya tidak jauh berbeda dengan jumlah pemilih pria. 


"Artinya potensi keberadaan perempuan  tidak bisa diremehkan, mengingat jumlah pemilihnya yang hampir sama dengan pria," jelasnya.

Sri Kristin menambahkan salah satu yang memotivasi dirinya untuk maju sebagai calon anggota legislatif adalah adanya keinginan dan ketulusan untuk meningkatkan harkat dan kualitas kaum perempuan.


Caleg Dapil Gabek-Pangkal Balam ini juga menyatakan kekuatan secara kuantitas semestinya menjadi ruang yang harus dimanfaatkan untuk memajukan  perempuan Indonesia.


Menurut dia, perempuan mempunyai andil besar sebagai ‘pencetak’ generasi bangsa. Baik buruknya generasi suatu bangsa itu, salah satunya ada di tangan para kaum perempuan.


“Jadi perempuan Indonesia itu harus berkualitas, dengan tetap mempertahankan kodratnya sebagai seorang ibu bagi anak-anak dan istri yang baik bagi suaminya. Ini sejalan dengan semangat restorasi yang diusung NasDem,” ujar Sri Kristin.

Lebih jauh Sri Kristin mengajak para ibu dengan kemampuan yang dimiliki untuk bisa menjadi insan peneduh dan pembawa suasana damai di Pemilu 2019 ini.


“Jadi pesan saya kepada para perempuan Indonesia, jangan diam, jangan golput. Mari ke TPS, kita tentukan masa depan bangsa ini. Jangan lupa mari kita majukan peran perempuan Indonesia dalam kancah politik, khususnya di Pangkalpinang ini,” tandasnya.(*)