Sosok Detail

Gus Choi pun Semakin Mantap Berjuang di NasDem

Gus Choi pun Semakin Mantap Berjuang di NasDem

  • 21 Oktober 2017
  • 996

SIAPA yang tidak kenal dengan pria asal Jawa Timur yang satu ini. , Pembawaannya yang khas dan sederhana membuat Achmad Effendy Choirie mudah diingat banyak orang.

Pengalamannya sebagai wakil rakyat di DPR selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 1999 hingga medio 2014 membuat pria yang biasa disapa Gus Choi ini bertekad untuk terus mengabdikan dirinya untuk masyarakat.


Selama menjadi anggota legislatif, Gus Choi selalu menjadi yang terdepan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Ia menentang keras beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai membebani masyarakat seperti penaikan harga BBM tahun 2008 silam.


Pada saat itu, Gus Choi keluar dari ruangannya untuk menemui massa buruh yang berkerumun melakukan aksi penolakan penaikan harga BBM di depan gedung DPR RI. Gus Choi kemudian melakukan orasi di tengah ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional untuk ikut menentang penaikan harga BBM.


Pria kelahiran Gresik 17 Juni 1963 ini sangat menggemari sepak bola. Tak jarang waktu liburnya ia habiskan bersama keluarga atau sekadar bermain sepak bola bersama teman-teman. 


Gus Choi mengawali kariernya sebagai seorang wartawan. Alasannya sangat sederhana, profesi wartawan sungguh sangat mulia. Achmad Effendy Choirie muda ingin terus menebar manfaat di masyarakat. Dengan menjadi wartawan, ia berharap dapat melakukan dakwah melalui media dan menyampaikan informasi melalui tulisan-tulisannya.


Selama menekuni profesi wartawan, Gus Choi kerap meliput kegiatan di Gedung MPR dan siapa sangka karakternya yang supel menjadi awal pembuka langkahnya menjadi seorang politikus andal.


Ia kemudian dekat dengan mantan Ketua PBNU almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang kemudian membuat Gus Choi mantap untuk ikut membangun Indonesia melalui jalur politik.


Gelar doktor diraih mantan Wakil Sekretaris Dakwah PBNU ini dari Universitas Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia setelah sebelumnya menyelesaikan program magister agama di IAIN Al-Aqidah Jakarta.


Gus Choi yang memulai karier politiknya bersama Partai Kebangkitan Bangsa meyakini bahwa perjuangan untuk memperbaiki Indonesia tidak boleh putus. Untuk itu kala ia harus menelan pil pahit diberhentikan oleh partai yang ia turut besarkan lantaran menentang kebijakan pemerintah yang tidak prorakyat, Gus Choi memilih melanjutkan cita-citanya membangun Indonesia bersama Partai NasDem.


Gus Choi melihat adanya persamaan karakter dan semangat restorasi Indonesia yang dimiliki Partai NasDem dengan cita-citanya. Ia berkiprah di NasDem, juga demi kemaslahatan umat.


Pria yang gemar membaca buku itu kini menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem. Gus Choi sangat optimistis Partai NasDem mampu mencapai target kemenangan besar untuk menuju tiga besar pada Pemilihan Umum 2019 mendatang.


Gus Choi terus berupaya memperkuat kultur Partai NasDem dengan membentuk kader berkualitas. Hal ini terugkap saat Gus Choi mengajak pengurus Partai NasDem Jawa Timur berkeliling menggunakan bus sambil mengkhatamkan Alquran bersama sembilan hafidz.


Gus Choi melihat, selain sebagai partai nasionalis, Partai NasDem juga memiliki roh keagamaan.


"Berpikir negatif hanya akan menguras waktu dan tenaga, biasakan positive thinking dalam segala hal. Salam perubahan untuk Indonesia maju!," kata Effendy Choirie.[]