Menepis Anggapan Miring tentang Politik

0

Oleh; Nurul Fauzi

Mahasiswa ABN Utusan NasDem Jateng

 

Menuntut ilmu sangat di anjurkan bagi seluruh umat manusia. Dalam mencarinya ada banyak cara yang dilakukan. Bisa di sekolah,  universitas dan akademi lainnya. Hal itu sangat penting dilakukan agar kita tidak terjerumus dalam sikap fanatik dan sikap merasa paling benar sendiri.

Akhir-akhir ini marak isu tentang politik yang cukup merebak di Indonesia, karena itu ada yang berpendapat berbeda-beda tentang politik. Ada yang menilai politik itu penting dan juga ada yang berpendapat kotor.

Bangsa Indonesia sudah sepakat dengan konsep demokrasi di bawah naungan Pancasila dan Undang-Undang Dasar ’45. Negeri ini menjamin bahwa setiap warga memiliki hak dan kewajiban yang sama. Semua orang memiliki kebebasan berpendapat dan berserikat selama tidak bertentangan dengan idiologi Negara.

Statemen masyarakat mengenai politik itu jelek karena sebagian penjabat legislatif dan pemegang kekuasaan di pemerintahan banyak kasus korupsi. Mulai dari pemerintah desa sampai penguasa tertinggi. Faktanya masyarakat desa saat ini sangat membenci dan jarang yang terjun di dunia politik. Kalaupun ada, ketika pemilihan itupun mereka mau berangkat berpartisipasi terkesan hanya karna uang.

Misal ketika ada ulama, ustad dan tokoh masyarakat berkunjung ke DPR atau Kepala Daerah itu diasumsikan jelek. Padahal semua itu beliau lakukan demi hal yang baik dan punya tujuan yang mulia tidak untuk memperkaya diri.

Maka dari itu agar kita mengerti dan paham tentang politik haruslah belajar tidak hanya ‘omdo’ (Omong Doang). Pembelajaran politik yang digagas Bapak Surya Paloh pendiri ABN ini sangatlah luar biasa. Beliau hanya ingin membangun Negara Idonesia yang lebih maju dan merubah maind set yang negatif partai politik di masyarakat. Kini saatnya kita membangun Indonesia dengan melakukan kegiatan positif dan berfikir kretif agar tidak terjerumus dan terprofokasi dengan hal yang negative. Apalagi sebagai mahasiswa ABN Partai NasDem ketika sudah selesai pendidikan dan sudah kembali ke kampung halaman.

Bapak Surya Paloh berharap mahasiswa dapat mempengaruhi mindset masyarakat yang negatif tentang partai politik. Ketika masyarakat bawah seperti petani, pedagang, pengusaha jenang, pengusaha rokok, dan pengusaha mebel semuanya bisa menjadi penjabat negara dan presiden melalui jalan partai politik, Undang-Undang Dasar tentang hak dan demokrasi mejamin kebebasan menjadi pejabat melalui jalan parpol.

Akademi Bela Negara adalah pendidikan yang mengutamakan membangun sumberdaya manusia (SDM) yang digadang-gadang Bapak Surya Paloh agar Indonesia menjadi negara yang makmur maju dan aman. Ini sebagai contoh pemimpin, pahlawan, pejuang zaman sekarang.

Beliau telah melakukan hal yang sangat besar tanpa pamrih. Andaikan saja para pemimpin kita punya semangat juang dan keikhlasan serta berpikiran luas seperti beliau, InsyaAllah Indonesia akan menjadi negara makmur dan sejahtera, baldatun toyyibatun warobbun ghofur.

Nurul Fauzi

Mahasiswa ABN Utusan NasDem Jawa Tengah

 

Share.

Leave a Reply