NasDem Sumbar Tekankan Pentingnya Etika Pers, Kritik Perlu Disampaikan Secara Berimbang

PADANG (14 April): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan pandangan terkait cover Majalah Tempo edisi 13–19 April 2026. Keterangan tersebut disampaikan dalam pernyataan sikap resmi DPW Partai NasDem Sumatera Barat yang dibacakan oleh Sekretaris Bidang Isu Strategis dan Kebijakan Publik Nasrul A.

Dalam pernyataan tersebut, Nasrul menyampaikan bahwa pihaknya memandang visualisasi pada cover dapat dimaknai beragam oleh publik, sehingga penting untuk terus mengedepankan prinsip jurnalisme yang beretika, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Kami melihat pentingnya setiap karya jurnalistik, termasuk visual, untuk tetap berada dalam koridor etika dan menjaga keseimbangan informasi, agar tidak menimbulkan penafsiran yang kurang utuh di tengah masyarakat,” ujar Nasrul.

Ia menambahkan, dalam iklim demokrasi yang sehat, kritik merupakan hal yang wajar dan diperlukan. Namun demikian, penyampaiannya diharapkan tetap berbasis pada data, fakta, serta substansi, dengan mengedepankan kehati-hatian dalam membangun persepsi publik.

Nasrul juga menyinggung pentingnya menjaga penghormatan terhadap tokoh bangsa, termasuk Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, sebagai bagian dari upaya merawat ruang publik yang beradab.

Meski demikian, DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Kebebasan tersebut, menurutnya, perlu berjalan seiring dengan profesionalitas dan tanggung jawab kepada publik.

“Pandangan ini kami sampaikan sebagai bentuk perhatian dan harapan agar praktik pers dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat, dengan tetap mengedepankan objektivitas dan keseimbangan,” jelasnya.

Di sisi lain, DPW Partai NasDem Sumatera Barat memastikan seluruh jajaran partai tetap solid dalam menjaga marwah organisasi, serta berkomitmen untuk terus mendukung kehidupan demokrasi yang sehat, sejuk, dan bermartabat.

“Kami percaya, ruang demokrasi yang baik adalah yang memberi tempat bagi kritik yang konstruktif, disampaikan dengan cara yang bijak dan penuh tanggung jawab,” tutup Nasrul.

(RO/WH/AS)

Add Comment