DPD NasDem Deiyai Tanggapi Pemberitaan Tempo dan Dorong Penegakan Etika Jurnalistik

DEIYAI (17 April): Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, Yohanes Adii, menyampaikan tanggapannya terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang menurutnya belum sepenuhnya mencerminkan objektivitas dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau kesesatan di ruang publik.

Dalam keterangannya, Yohanes menilai pemberitaan tersebut sebagai bagian dari dinamika pemberitaan politik yang dapat memengaruhi pembentukan opini publik terhadap Partai NasDem.

“Ini merupakan operasi framing politik yang tendensius dan menyesatkan publik. Partai politik bukan perusahaan yang bisa dibeli, dinegosiasikan, atau diakuisisi oleh siapapun,” tegas Yohanes.

Ia menegaskan bahwa Partai NasDem lahir dari gagasan besar restorasi politik Indonesia, bukan dari praktik transaksi kekuasaan. Karena itu, menurutnya, narasi yang menyebut partai bisa dibajak atau dipecah merupakan propaganda yang tidak berdasar.

Lebih lanjut, Yohanes menyatakan bahwa pihaknya tetap menghormati kebebasan pers sebagai bagian penting dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar media tetap mengedepankan prinsip akurasi, tanggung jawab, dan etika jurnalistik.

“Kami terbuka terhadap kritik, karena itu bagian dari demokrasi. Tapi pers harus berlandaskan prinsip akurat dan beretika, bukan menggunakan spekulasi atau rumor politik yang belum terverifikasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti konten pemberitaan Tempo yang dinilai merugikan citra Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang begitu ia cintai, serta institusi partai secara keseluruhan. Menurut Yohanes, penyajian visual dan isi pemberitaan tersebut berpotensi membentuk opini publik yang bias, bahkan mengarah pada penghinaan dan perendahan martabat.

“Media seharusnya menjaga kualitas dengan menyampaikan informasi yang kuat dan akurat, tanpa meninggalkan etika. Tidak boleh membangun cerita dari sumber anonim atau spekulasi yang belum jelas kebenarannya,” katanya.

Sebagai bentuk respons, Yohanes menyatakan bahwa kader Partai NasDem mendukung langkah-langkah atas dugaan pencemaran nama baik termasuk membawa persoalan ini ke Dewan Pers.

“Kami mendukung langkah hukum dan akan melaporkan hal ini ke Dewan Pers sebagai bentuk upaya menjaga marwah partai dan kualitas demokrasi,” pungkasnya.

(WH/AS)

Add Comment