Halalbihalal NasDem Maluku Jadi Panggung Konsolidasi, Menuju Posisi Pemenang
AMBON (24 April): Kegiatan halalbihalal yang digelar keluarga besar Partai NasDem Provinsi Maluku, beberapa waktu lalu, bukan sekadar ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang konsolidasi kekuatan politik menuju pertarungan berikutnya.
Ketua panitia, Abdul Kelilauw, menyebut kegiatan ini sebagai momentum strategis. Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Seram Bagian Timur itu menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menyatukan barisan dan memperkuat komitmen kader.
“Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi bagian dari konsolidasi politik NasDem di Maluku,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Ketua DPW Partai NasDem Maluku, Irawadi, menegaskan arah politik partai, tidak lagi puas sebagai runner-up.
“Ke depan, kita tidak hanya mempertahankan capaian, tetapi harus naik kelas menjadi pemenang,” tegasnya.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa Partai NasDem Maluku Tengah bergerak keluar dari zona nyaman. Posisi kedua pada pemilu sebelumnya tidak lagi dianggap cukup. Konsolidasi internal, penguatan kader, hingga mobilisasi simpatisan mulai dipacu lebih agresif.
Namun, Wakil Gubernur Maluku yang juga Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem untuk Wilayah Maluku, Abdullah Vanath, mengingatkan agar kompetisi politik tidak berubah menjadi konflik sosial, terutama di tengah masyarakat Maluku yang majemuk.
“Silakan merebut hati rakyat, tetapi jangan menebar kebencian,” pesannya.
Hal senada juga disoroti Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim. Ia mengingatkan bahwa media sosial kini menjadi arena baru yang berisiko jika tidak dikelola dengan bijak.
“Media sosial bisa mempererat, tapi juga dapat memecah belah,” tegasnya.
Lebih jauh, Hermawi menekankan bahwa kekuatan politik tidak hanya diukur dari elektabilitas, tetapi dari kepercayaan publik yang dijaga melalui integritas dan kerja nyata.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Ambon itu diwarnai suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Namun, substansi yang mengemuka, menunjukkan bahwa ini adalah panggung konsolidasi besar menyatukan struktur partai dari pusat hingga daerah, sekaligus menegaskan arah perjuangan ke depan.
Dengan tema “Meneguhkan Silaturahim, Memperkokoh Solidaritas & Melanjutkan Semangat Restorasi Par Maluku Pung Bae”, kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma sebagai titik awal penguatan mesin politik Partai NasDem di Maluku.
(WH/AS)