Nilam Sari Dorong UMKM Talise Naik Kelas lewat Inovasi Pengemasan

PALU (24 April): Anggota Komisi X DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, mendorong pelaku usaha mikro di Kelurahan Talise, Palu, untuk meningkatkan nilai jual produk melalui inovasi pengemasan makanan.

Nilam menegaskan bahwa banyak produk makanan lokal Talise memiliki cita rasa yang baik, namun belum mampu bersaing di pasar luas akibat kendala pengemasan dan daya tahan produk.

“Produk seperti keripik, ikan olahan, dan sambal sebenarnya sudah enak. Tapi sering terkendala cepat basi, kemasan seadanya, dan sulit dipasarkan lebih luas. Padahal dengan perbaikan sederhana pada kemasan, nilai jual bisa meningkat,” ujar Nilam dalam workshop ‘Teknologi Pengemasan Makanan’ yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Aula Kantor Kelurahan Talise, Palu, Kamis (23/4/2026).

Ia menekankan bahwa kemasan merupakan elemen penting yang menjadi daya tarik pertama bagi konsumen. Menurutnya, kemasan yang bersih, rapi, dan menarik akan meningkatkan kepercayaan pembeli sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar.

Nilam juga mengingatkan bahwa inovasi pengemasan tidak harus mahal. Pelaku usaha dapat memulai dari langkah sederhana seperti penggunaan plastik press, botol bersih, serta label produk yang mencantumkan identitas dan kontak usaha.

“Yang penting produknya higienis, tahan lebih lama, dan enak dilihat. Dari situ kepercayaan konsumen akan tumbuh,” tambahnya.

Selain itu, ia mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan usaha, khususnya dalam pemasaran digital. Menurutnya, peran anak muda sangat penting untuk membantu promosi, desain kemasan, hingga penjualan secara online.

“Sekarang pemasaran tidak hanya di pasar, tapi juga lewat handphone. Anak-anak muda bisa ambil peran di situ,” jelas legislator Partai NasDem itu.

Workshop yang diinisiasi BRIN bersama Komisi X DPR RI ini diikuti masyarakat setempat dengan antusias. Kegiatan ini menghadirkan materi terkait teknik pengemasan yang tepat guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Nilam berharap, melalui pelatihan ini, pelaku usaha di Talise dapat lebih inovatif dan berani mengembangkan produknya agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Mulai dari hal kecil: perbaiki kemasan, jaga kebersihan, dan berani mencoba cara baru. Dari situ usaha bisa berkembang dan ekonomi keluarga ikut meningkat,” pungkasnya. (Yudis/*)

Add Comment