Dorong Biomassa Jadi Energi dan Peluang UMKM Daerah

YOGYAKARTA (27 April): Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon, mendorong pemanfaatan biomassa sebagai solusi energi alternatif sekaligus peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan UMKM.

Ia menekankan bahwa sumber biomassa tidak terbatas pada kayu, tetapi juga dapat berasal dari limbah pertanian seperti sekam padi, cangkang kelapa, hingga limbah perkebunan.

“Biomassa tidak harus dari kayu. Banyak potensi lain yang bisa dimanfaatkan dan justru memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Gulam dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi XII di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (23/4/2026).

Gulam menilai, pengembangan energi berbasis biomassa dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk terlibat dalam rantai pasok energi nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, model bisnis ini dapat dimulai dari skala kecil yang realistis, seperti penyediaan bahan baku 100–200 ton, namun tetap berdampak signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal.

Legislator NasDem dari Dapil Kalbar II itu menegaskan, keterlibatan pelaku usaha lokal sangat penting agar manfaat ekonomi tidak keluar daerah.

“Jika dikelola pengusaha lokal, sebagian besar hasilnya akan kembali ke daerah. Ini yang mendorong ekonomi tumbuh. Sebaliknya, jika diambil pihak luar, dampaknya jadi kecil,” jelasnya.

Selain itu, Gulam juga menyoroti potensi besar pengolahan limbah menjadi produk bernilai tinggi melalui biomassa, yang dinilai mampu meningkatkan omzet pelaku usaha secara signifikan.

Melalui kunjungan ini, ia berharap semakin banyak pengusaha daerah yang terlibat dalam sektor energi terbarukan sekaligus memperkuat ekonomi berbasis lokal. (dpr.go.id/*)

Add Comment