Malam Final Turnamen Domino NasDem Maluku Utara Berlangsung Meriah

TERNATE (28 April): Turnamen domino yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara (Malut) resmi berakhir pada Senin (27/4) malam di Kota Ternate. Ajang tersebut melahirkan para juara dari dua kategori, yakni regular dan eksekutif, setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif.

Suasana malam final berlangsung meriah. Warga dari berbagai wilayah di Ternate memadati lokasi acara untuk menyaksikan pertandingan penentu, sekaligus menikmati kebersamaan sepanjang turnamen.

Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya partai untuk hadir di tengah masyarakat.

“Kami ingin Partai NasDem selalu hadir bersama masyarakat, baik dalam kegiatan olahraga, kepemudaan, maupun aktivitas sosial lainnya,” ujar Husni dalam keterangannya.

Pada kategori regular, pasangan Rizki dan Mirdad dari Gardu The Chogan keluar sebagai juara pertama dengan perolehan poin tertinggi. Mereka berhak atas hadiah Rp12 juta. Posisi kedua ditempati Jojo dan Arya dari Gardu Nehaw dengan hadiah Rp8 juta.

Adapun peringkat ketiga diraih Aba dan Awa dari Gardu Ake Gaale, disusul pasangan Erdogan dan Epon dari NasDem Halmahera Utara di posisi keempat.

Sementara itu, pada kategori eksekutif, pasangan Bos Med dari Gardu Santana berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Mister Wang dan Haikun dari Gardu Saragous, diikuti Kasus dan Pino dari Gardu Batman di peringkat ketiga, serta Jun dan An dari Gardu Saragous di posisi keempat.

Seluruh pemenang menerima hadiah berupa uang tunai, piala, dan piagam penghargaan yang diserahkan oleh panitia dan pengurus DPW Partai NasDem Maluku Utara.

Panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada dua gardu terbaik, yakni Tribun Selatan dan Saragous, yang masing-masing menerima hadiah pembinaan.

Ketua panitia, Sabri Albar, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana kebersamaan bisa terus terjaga,” kata Sabri.

Turnamen domino ini ditutup dengan suasana hangat, ditandai dengan antusiasme warga yang tetap bertahan hingga akhir acara. Selain membawa pulang hadiah, para peserta dan penonton juga membawa pengalaman kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

(WH/AS)

Add Comment