Teguh Iswara Soroti Pemerataan dan Akurasi Data Bantuan Perumahan

BARRU (28 April): Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, menekankan pentingnya pemerataan bantuan serta akurasi data penerima dalam pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di daerah.

“Tahun lalu, bantuan bedah rumah hanya sekitar 400 unit karena efisiensi anggaran pusat, dan semuanya saya arahkan ke Barru. Tahun ini, alhamdulillah kita bawa 700 unit bedah rumah khusus untuk Kabupaten Barru,“ ujar Teguh dalam Kunjungan Kerja Reses di Desa Manuba, Mallusetasi, Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (27/4/2026).

Teguh mensosialisasikan program BSPS atau bedah rumah tahun anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia mengungkapkan bahwa alokasi bantuan untuk Kabupaten Barru mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, distribusi program tersebut juga tidak lepas dari tanggung jawab politik dan kedekatan representasi dengan masyarakat daerah pemilihannya.

“Ini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih saya. Saya tidak ingin setelah terpilih lalu menghilang. Sebagai orang asli Barru, saya berkomitmen agar bantuan pusat selalu diutamakan untuk daerah kita, “ tegasnya.

Selain BSPS, Teguh juga memaparkan sejumlah program infrastruktur dasar lainnya seperti penyediaan air bersih, lampu jalan, jalan tani, hingga sanitasi. Ia menekankan bahwa prinsip pemerataan menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.

“Tahun ini, seluruh desa dan kelurahan di Barru semua merata mendapatkan bantuan. Tidak ada yang tersisa, mulai dari Pujananting hingga Mallusetasi, “ tambahnya.

Dalam sesi dialog, warga menyoroti persoalan klasik terkait ketidaktepatan sasaran bantuan sosial akibat data yang tidak akurat, termasuk dalam program BPJS dan bantuan berbasis desil.

Menanggapi hal tersebut, Teguh mengakui bahwa persoalan validitas data masih menjadi tantangan di tingkat nasional dan telah menjadi perhatian di DPR RI.

“Kami di DPR RI selalu meminta pemerintah memperbarui data secara berkala. Jangan hanya melihat angka desil, tapi lihat realita di lapangan. Banyak warga yang rumahnya sudah tidak layak namun datanya dianggap mampu. Ini yang terus kami perjuangkan agar ada evaluasi, “ jelas Teguh.

Legislator dari Dapil Sulsel II itu menegaskan bahwa perbaikan tata kelola data menjadi krusial agar program bantuan, termasuk BSPS, benar-benar tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi beban masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Manuba, Hasnah Sultan, menyampaikan bahwa program-program aspirasi yang dibawa Teguh telah menyentuh kebutuhan dasar warga, khususnya di sektor perumahan dan air bersih.

“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Manuba mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Teguh. Kehadiran beliau bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan membawa solusi nyata, terutama terkait bantuan bedah rumah dan fasilitas air bersih yang manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh warga kami, “ ujar Hasnah Sultan.

Ia juga menilai kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan aspirasi tidak berhenti pada tataran wacana.

“Ini adalah bukti bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti di meja diskusi, tapi benar-benar dikawal hingga terealisasi di lapangan. Kami merasa sangat bersyukur memiliki perwakilan yang peduli dan mau mendengarkan langsung keluhan warga di bawah, “ pungkasnya. (Yudis/*)

Add Comment