JAKARTA (20 Mei): Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, mendorong penguatan skema pendanaan bagi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor transportasi udara yang dikelola bersama Kementerian Perhubungan dan Airnav Indonesia.
Menurut Mori, Basarnas memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan transportasi nasional, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan di sektor penerbangan dan maritim. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pendanaan yang lebih berkelanjutan.
“Jika BMKG dapat memperoleh porsi pendanaan dari sektor navigasi dan pelayanan keselamatan penerbangan, maka Basarnas yang juga menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan nasional seharusnya dapat memperoleh dukungan serupa,” ujar Mori dalam RDP Komisi V dengan Basarnas dan BMKG, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Ia menilai skema tersebut dapat menjadi solusi kreatif untuk memperkuat kapasitas operasional Basarnas, mulai dari kesiapan personel, modernisasi alat utama SAR, hingga peningkatan respons cepat terhadap kecelakaan transportasi dan bencana nasional.
Selain memperkuat penerimaan negara non-pajak, langkah itu juga dinilai mampu menciptakan ekosistem keselamatan transportasi nasional yang lebih terintegrasi antara regulator, operator navigasi, BMKG, dan Basarnas. (*)
0 Komentar