TANGERANG SELATAN (25 Juni): Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai NasDem Agus Maulana menyoroti dua aspirasi utama warga Pamulang Barat dan Pamulang Timur saat Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, yakni minimnya akses SMA Negeri dan dugaan pelanggaran sempadan Danau Tujuh Muara (Situ Ciledug).
Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir, kemacetan, sampah, drainase, dan kondisi jalan lingkungan.
Menurut Agus, laporan pegiat lingkungan menyebut adanya pembangunan pagar di area tepi danau yang diduga memasuki kawasan sempadan. Ia menegaskan, kawasan tersebut merupakan aset Pemprov Banten yang harus dilindungi.
โKalau dibiarkan, bukan hanya sempadannya yang hilang, tetapi lama-kelamaan luas danau juga bisa semakin menyempit,โ tegas Agus yang juga Wakil Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Banten itu kepada partainasdem.id, Kamis (25/6).
Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan untuk melakukan pengecekan lapangan.
Di bidang pendidikan, warga mengeluhkan minimnya SMA Negeri di Pamulang Barat dan Timur yang berpenduduk lebih dari 80 ribu jiwa, namun hanya terdapat satu SMA Negeri.
Menanggapi hal itu, Agus menyatakan persoalan pemerataan sekolah menjadi perhatiannya. Menurutnya, program sekolah gratis SMA Negeri dan swasta yang dijalankan Pemprov Banten merupakan solusi jangka pendek, namun pembangunan SMA Negeri baru di wilayah tersebut tetap perlu didorong.
(WH/AS)
0 Komentar