SURABAYA (30 Juni): Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-15 kalinya secara keseluruhan dan 11 kali berturut-turut.
Namun, Partai NasDem mengingatkan bahwa keberhasilan administrasi keuangan tersebut tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan.
Pandangan itu disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Jawa Timur H. Mohammad Nasih Aschal dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6).
โOpini WTP hanya menilai kewajaran penyajian laporan keuangan. WTP tidak otomatis mencerminkan efektivitas penggunaan anggaran, kualitas pelayanan publik, maupun keberhasilan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,โ tegas Ra Nasih, sapaan akrab Mohammad Nasih Aschal.
Menurut Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur itu, keberhasilan APBD seharusnya diukur dari kemampuannya menurunkan angka kemiskinan, mengurangi ketimpangan antarwilayah, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, memperkuat infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(WH/AS)
0 Komentar