JAKARTA (14 Juli): Ketua Umum Garda Pemuda NasDem (GPND) Prananda Surya Paloh (PSP) menegaskan, Garda Pemuda NasDem tidak hanya menjadi wadah kaderisasi politik, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi sesuai profesi serta keahlian masing-masing.
Hal itu disampaikan PSP usai memimpin Rapat Pleno dan Syukuran HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem di NasDem Tower, Selasa (14/7). Rapat tersebut merangkum hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) GPND dari berbagai provinsi sebagai bahan menuju Kongres II GPND bertema Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat, pada 21–22 Juli mendatang.
“Jadi, anggaplah, organisasi Garda Pemuda NasDem adalah wadah perkumpulan para pemuda Indonesia untuk berkarya sesuai dengan kelebihannya masing-masing,” kata PSP.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem itu menjelaskan, Garda Pemuda NasDem ingin menghimpun anak muda dari berbagai profesi untuk memberikan sumbangsih kepada bangsa tanpa harus langsung terjun ke politik praktis.
Menurutnya, aspirasi kader di berbagai daerah memiliki semangat yang sama, ingin berkontribusi bagi Indonesia, meski setiap daerah memiliki dinamika dan isu yang berbeda.
“Mereka tetap ingin berkontribusi tetapi dengan cara yang out of the box ataupun juga soft approach. Jadi, mungkin, Garda NasDem ini hadir sebagai wadah di mana anak-anak muda semua berkumpul dalam profesinya masing-masing dan keunggulan mereka bisa memberikan kontribusinya,” ujarnya.
PSP menambahkan, GPND juga mengevaluasi program kaderisasi, program unggulan, serta keaktifan anggota dari tingkat pusat hingga daerah. Memasuki usia ke-15 tahun, ia melihat organisasi terus menunjukkan perkembangan positif.
“Saya rasa, overall di usia yang lima belas tahun ini, saya melihat progres yang cukup positif sebagai salah satu organisasi kepemudaan di Indonesia,” tuturnya.
Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, GPND sukses menghadirkan kegiatan yang dekat dengan generasi muda, seperti turnamen padel, literasi digital, dan fun walk untuk menarik lebih banyak partisipasi pemilih pemula dan generasi muda.
(WH/AS)
0 Komentar