NGADA (20 Agustus): Di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti warga setelah gempa bumi, bantuan kemanusiaan kembali menyusuri titik-titik pengungsian di Kecamatan Riung dan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada Rabu (19/8/2026) melalui gerakan NasDem Peduli, keluarga besar Partai NasDem menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut diinisiasi anggota DPR RI Fraksi NasDem Daerah Pemilihan NTT I, Julie Sutrisno Laiskodat, bersama pengurus dan kader NasDem Kabupaten Ngada. Sebanyak 1,5 ton beras, 170 dos mi instan, dan 300 dos air minum kemasan disalurkan kepada warga yang masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.
Penyaluran dilakukan bersama Ketua DPD NasDem Kabupaten Ngada, sekretaris, anggota Fraksi NasDem, serta tenaga ahli DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat.
Mereka mendatangi sejumlah titik yang menjadi tempat warga mengungsi, antara lain Desa Wolomeze I, Desa Lanamai, Kelurahan Nangamese, Lengkosambi, dan beberapa desa lain di Kecamatan Riung.
Bagi warga pesisir Riung, situasi pascagempa belum sepenuhnya pulih. Aktivitas mencari nafkah masih terganggu karena gempa susulan yang sesekali terjadi. Nelayan juga belum berani kembali melaut lantaran masih dihantui trauma terhadap gelombang laut yang sebelumnya sempat menerjang permukiman.
Kondisi itu membuat kebutuhan warga di pengungsian menjadi semakin mendesak. Selain makanan dan air minum, mereka membutuhkan rasa aman untuk kembali menjalankan kehidupan sehari-hari.
Julie mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian NasDem terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Dalam keadaan seperti ini, yang paling penting adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Kita hadir bersama masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan membantu semampu yang kita bisa,” kata Julie.
Menurut dia, penanganan pascabencana membutuhkan kebersamaan dan kesinambungan. Pemulihan warga tidak berhenti ketika bantuan pertama tiba, sebab sebagian masyarakat masih menghadapi persoalan tempat tinggal, pekerjaan, hingga trauma akibat bencana.
“Kita berharap masyarakat tetap kuat. Bantuan ini mudah-mudahan dapat meringankan kebutuhan keluarga-keluarga yang masih berada di pengungsian. Yang juga penting, masyarakat tidak merasa berjalan sendirian menghadapi keadaan ini,” ujar Julie.
Di Kelurahan Nangamese, bantuan tersebut disambut haru oleh warga. Salah seorang warga menyampaikan terima kasih kepada Julie Sutrisno Laiskodat, Viktor Laiskodat, dan Partai NasDem yang telah datang membawa bantuan.
“Atas nama keluarga dan masyarakat Nangamese, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Julie Sutrisno Laiskodat dan Bapak Viktor Laiskodat. Terima kasih juga kepada Partai NasDem yang sudah memberikan bantuan kepada kami,” ujar warga tersebut.
Ia berharap perhatian terhadap warga di Nangamese dan wilayah pesisir Riung dapat terus berlanjut, terutama karena kondisi masyarakat masih jauh dari pulih.
“Harapan kami ke depan, Ibu Julie bersama Bapak Laiskodat dapat melihat keadaan kami di Kelurahan Nangamese. Beginilah keadaan kami sekarang,” katanya.
Di sejumlah titik pengungsian, bantuan kemudian dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan. Kehadiran rombongan NasDem sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung kondisi mereka setelah bencana.
Bagi masyarakat Riung dan Riung Barat, masa pemulihan masih panjang. Ketika aktivitas melaut belum sepenuhnya pulih dan rasa takut masih menyertai warga, bantuan pangan dan air minum menjadi penyangga penting bagi kehidupan sehari-hari.
Gerakan NasDem Peduli pun berupaya menjaga agar perhatian terhadap warga terdampak bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Di tengah rumah yang belum sepenuhnya aman dan pekerjaan yang belum kembali normal, kehadiran dan kepedulian menjadi bagian penting dari proses warga untuk bangkit kembali. (bronto/*)
0 Komentar