Home / Berita / NasDem
NasDem

Laga Perubahan Siapkan Program Aksi Layani Masyarakat

📅 19 Sep 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (19 September): Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem mendorong peserta Laga Perubahan Fase Kedua Angkatan 8 untuk merumuskan program aksi yang dapat diimplementasikan di daerah. Program tersebut diharapkan memperkuat aktivitas kantor partai sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Gubernur ABN Partai NasDem, Indra Nining Shaleh, mengatakan pelaksanaan Laga Perubahan menjadi ruang bagi para peserta untuk mendiskusikan pembekalan yang telah diterima dan menerjemahkannya ke dalam program konkret.

“Jadi kohesivitas. Karena antar fraksi kalau diperkuat ini nanti programnya akan saling mendukung. Jadi integrasinya akan lebih kuat. Begitu kita integrasikan, dan mereka hari ini akan berdiskusi dari pembekalan yang sudah diberikan. Lalu mereka hari ini bagaimana teori-teori yang sudah diberikan itu ketika diimplementasikan di lapangan. Jadi hari ini mereka masing-masing peserta akan berdiskusi. Akan merumuskan program-program aksi,” ujar Nining dalam wawancara terkait pelaksanaan Laga Perubahan Fase Kedua Angkatan 8 di ABN, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Nining menjelaskan, para peserta telah mendapatkan pembekalan selama dua hari. Materi yang diberikan antara lain terkait Partai NasDem sebagai organisasi pembelajaran, penguatan ideologi partai, serta pemanfaatan media sosial.

Selain itu, pembekalan juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antar faksi Partai NasDem, baik di DPR RI maupun DPRD tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Jadi mereka dibekali harus bagaimana nanti ketika kembali ke daerah. Dan konkretnya hari pertama dan hari kedua ini, para peserta sudah kita bekali dengan berbagi pengetahuan. Apakah pengetahuan yang terkait dengan organisasi NasDem sebagai organisasi pembelajaran, kemudian juga penguatan ideologi partai, dan juga media sosial. Jadi ini dua hari ini kita tekankan di sana. Dan juga kegiatan penguatan hubungan antara fraksi-fraksi Partai NasDem. Apakah fraksi-fraksi DPR RI maupun fraksi-fraksi DPR Provinsi Kabupaten Kota,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nining mengatakan hasil diskusi kelompok peserta akan menjadi konsep yang dapat diterapkan setelah mereka kembali ke daerah masing-masing. Salah satu fokusnya ialah mengaktifkan kantor-kantor partai agar dapat menjalankan kegiatan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Hasil-hasil kerja kelompok ini nanti diharapkan bisa diimplementasikan di dalam rangka mengaktifkan kantor-kantor mereka di daerah. Jadi sekembalinya mereka mengikuti pendidikan mereka sudah punya konsep. Konsep apa-apa saja yang harus dilakukan dalam rangka tadi. Mengaktifkan kegiatan kantor-kantor partai terutama bagaimana melayani masyarakat di wilayahnya masing-masing,” pungkas Nining. (gema/*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *