Home / Berita / NasDem
NasDem

Galodo Solok Renggut Nyawa, NasDem Bergerak Bantu Warga Terdampak

📅 25 Sep 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

SOLOK (25 September): Di tengah duka akibat galodo yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Partai NasDem bergerak cepat membantu warga yang terdampak. DPD Partai NasDem Kabupaten Solok turun langsung menyalurkan makanan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang harus meninggalkan rumahnya akibat terjangan lumpur dan material kayu.

Aksi tanggap darurat tersebut dilakukan pada Selasa (22/9), setelah bencana menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Solok membagikan sekitar 200 paket nasi goreng, 400 paket roti, serta air mineral kepada warga terdampak.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Solok Armen Plani melalui Anggota DPRD Kabupaten Solok M. Hidayat mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian partai untuk hadir bersama masyarakat ketika menghadapi musibah.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud kepedulian Partai Nasdem terhadap warga kita yang tertimpa musibah, dengan harapan sedikit banyaknya bisa membantu warga yang terdampak,” ungkap Hidayat, yang telah empat periode menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Solok.

Penyaluran bantuan dikoordinasikan bersama aparat kebencanaan daerah agar dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran adalah kawasan Perumnas yang mengalami dampak cukup parah.

“Kita lebih mengutamakan warga yang membutuhkan saat ini, dalam hal ini kita distribusikan bersama BPBD Kabupaten Solok kepada warga Perumnas yang cukup parah kondisinya pascabencana ini,” ungkap Hidayat.

Bencana galodo meninggalkan duka mendalam. Tim SAR gabungan menemukan seorang pemuda bernama Dafi Arahman (21) dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat menjaga kedainya dan ditemukan setelah terseret arus.

Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu warga lainnya yang berstatus hilang.

Terjangan lumpur pekat dan material kayu juga merusak sekitar 100 rumah warga serta kantor instansi pemerintah. Puluhan kendaraan roda empat dan roda dua turut hanyut terbawa arus.

Sebanyak sembilan keluarga atau 32 jiwa harus dievakuasi ke titik pengungsian. Sebagian besar warga menyelamatkan diri hanya dengan pakaian yang melekat di badan.

Sementara itu, akses jalan nasional Padang-Solok yang sempat tertutup lumpur setebal 70 sentimeter mulai berangsur pulih. Kepolisian menerapkan sistem buka-tutup jalur dan mengizinkan kendaraan kecil melintas melalui jalur alternatif Lingkar Arosuka. Kendaraan bermuatan berat masih diarahkan melalui Padang Panjang demi keamanan.(WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *