Home / Berita / Berita
Berita

NasDem Berbudaya Bawa Misi ini ke Masama, Suku Andio Sambut dengan Tradisi Leluhur

📅 03 Nov 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

BANGGAI (3 November): Tradisi leluhur bukan sekadar warisan masa lalu tetapi identitas yang harus terus dijaga. Pesan itulah yang terasa dalam penyambutan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai Batia Sisilia Hadjar oleh masyarakat Suku Andio di Lapangan Kaliwaru, Desa Taugi, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, baru-baru ini.

Kedatangan Batia disambut dengan serangkaian prosesi adat, mulai dari penyiraman kaki, menginjak rumput berengketan, pertunjukan seni bela diri kontau, hingga umapos. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari kegiatan NasDem Berbudaya yang menghadirkan pentas seni dan budaya Andio melalui kerja sama dengan Forum Pemajuan Kebudayaan Andio.

Dalam kunjungan itu, Batia tampil mengenakan pakaian berwarna hijau dengan motif khas adat Andio. Kehadirannya disambut hangat sebagai bentuk penghormatan dan kegembiraan masyarakat setempat terhadap tamu kehormatan dari luar komunitas mereka.

Wakil Ketua Forum Pemajuan Kebudayaan Andio Kisman Anggo mengatakan, prosesi penyambutan tersebut merupakan tradisi untuk menunjukkan penghormatan kepada tamu yang datang.

“Kami menyambut kedatangan Ketua Partai NasDem dengan terbuka dan penuh kegembiraan. Semoga Ibu Ketua selalu diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan aktivitas keseharian,” kata Kisman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Partai NasDem di bawah kepemimpinan Batia Sisilia Hadjar yang telah memberikan perhatian dan kontribusi terhadap pelestarian seni dan budaya masyarakat Andio.

Menurut Kisman, Suku Andio merupakan salah satu suku dengan jumlah penduduk relatif kecil di Kabupaten Banggai. Masyarakatnya mendiami kawasan lembah di Kecamatan Masama dan membutuhkan perhatian serta dukungan berbagai pihak agar identitas, tradisi, dan kebudayaannya tetap terpelihara.

“Kami sangat bangga, karena NasDem di bawah kepemimpinan Ibu Batia bersedia datang dan memberikan kontribusi bagi pelestarian seni dan budaya Andio,” ujarnya.

Melalui program NasDem Berbudaya diharapkan kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat Andio untuk memperkenalkan kekayaan tradisi dan keseniannya kepada khalayak lebih luas.

Bagi masyarakat Andio, pelestarian budaya bukan hanya tentang mempertahankan ritual adat, melainkan juga memastikan warisan leluhur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *