NasDem Jatim Gelar Rapid Test untuk Pengurus, Kader dan Jurnalis
SURABAYA (9 Mei): DPW NasDem Jawa Timur (Jatim) menggelar rapid test untuk seluruh pengurus NasDem se-Jatim dan kader NasDem, serta jurnalis, Sabtu (9/5).
Tes itu dilakukan sebagai upaya deteksi dini mencegah penyebaran Covid-19. Para pengurus, kader partai dan jurnalis yang bertugas di lapangan mendapat prioritas.
Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi menyatakan selama dua bulan terakhir banyak pengurus dan kader partai yang terlibat kegiatan lapangan. Mereka rutin turun untuk membagikan sembako, melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian APD pada sejumlah RS rujukan penyanggah. Hampir semua pengurus dan kader yang turun ke lapangan pasti bersinggungan dengan banyak orang.
Ketua Koordinator Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai NasDem tersebut menilai kondisi seperti itu tentu mengkhawatirkan. Sebab, tidak ada yang tahu status orang yang pernah kontak saat bertugas di lapangan.
“Itulah pentingnya rapid test. Itu sebagai upaya deteksi dini agar jika memang terindikasi bisa segera mendapat penanganan,” ujarnya.
Dalam kegiatan rapid test tersebut, Sri Sajekti Sudjunadi atau yang akrab disapa Jeannette Sudjunadi mengatakan, NasDem Jatim menggandeng RSUD dr Soetomo Surabaya. Ada lima petugas yang dimintai mengambil sampel darah para peserta tes. Bagi yang dinyatakan negatif harus langsung pulang. Sedangkan yang hasilnya reaktif langsung dimasukkan ruang isolasi.
“Kita sudah menyiapkan dua mobil siaga. Jadi, yang reaktif langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan swab,” terangnya.
Khusus untuk para awak media, Jeannette menilai kerja-kerja jurnalistik termasuk yang cukup berisiko dalam situasi pandemi seperti ini.
"Para wartawan rata-rata masih memiliki mobilitas tinggi. Mereka juga tetap harus berinteraksi dengan banyak orang. Terutama yang masih harus ke lapangan,” tegasnya.
Oleh karena itu, deteksi dini bagi para jurnalis juga dilakukan. Total ada 700 alat tes yang disiapkan untuk seluruh pengurus, kader dan jurnalis.
“Walaupun kita partai politik, kita tidak membatasi jurnalis dari pos politik saja. Wartawan dari pos hukum kriminal, ekonomi, kesehatan, pendidikan, semuanya silahkan,” kata Janete.
Menurut dia, peran jurnalis sangat penting dalam situasi seperti ini. Sebab, masyarakat membutuhkan informasi yang tepat dan akurat terkait perkembangan Covid-19.
“Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir dan semua kembali berjalan normal,” katanya.(NasDem Jatim/*)