NasDem Halmahera Tengah Adukan Rentetan Kekerasan ke Komisi XIII
TERNATE (28 April): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, melaporkan rangkaian peristiwa teror hingga pembunuhan yang terjadi berulang kali dalam beberapa tahun terakhir di wilayah hutan Halmahera Tengah dan Halmahera Timur. Laporan itu disampaikan kepada Komisi XIII DPR RI yang membidangi Hak Asasi Manusia (HAM).
Pertemuan berlangsung di Kantor DPW Partai NasDem Maluku Utara, Jumat (24/4). Laporan tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.
Ketua DPD Partai NasDem Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda, menyampaikan bahwa aksi teror hingga pembunuhan itu dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Penanganannya, hingga kini, dinilai belum maksimal.
“Peristiwa ini sudah berulang kali terjadi. Bahkan, ada kasus pembunuhan yang sampai sekarang, pelaku dan motifnya belum juga terungkap oleh aparat penegak hukum,” ujarnya.
Munadi meminta Komisi XIII DPR RI memberi perhatian serius terhadap kasus tersebut. Ia mendorong pemanggilan aparat penegak hukum serta Komnas HAM RI untuk dimintai penjelasan.
“Kami minta pengusutan dilakukan secara tuntas, siapa pelaku, dan apa motifnya. Negara harus menjamin rasa aman bagi masyarakat di dua wilayah tersebut dalam beraktivitas,” katanya.
Menanggapi laporan itu, Willy Aditya menyatakan akan menindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku di DPR. Ia memastikan persoalan tersebut akan dibahas dalam forum resmi bersama pihak terkait.
“Nanti kami bawa ke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak yang berkaitan. Bahkan, bisa jadi kami undang pihak korban, maupun pemerintah daerah untuk dimintai keterangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan RDP akan dijadwalkan setelah masa reses DPR berakhir dan memasuki masa sidang berikutnya.
“Setelah masa reses DPR RI berakhir, kita akan bahas dalam RDP,” kata Willy.
(WH/AS)