Home / Berita / Berita
Berita

Khutbah Jumat KH Fachruddin Syafii Hadzami: Rahmat Allah Lebih Luas dari Dosa Manusia

📅 31 Jul 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (31 Juli): Sebesar apa pun dosa yang pernah dilakukan manusia, rahmat Allah SWT jauh lebih luas. Karena itu, setiap muslim diminta untuk tidak pernah berputus asa dan terus kembali kepada Allah melalui tobat serta memperbanyak amal saleh.

Pesan tersebut disampaikan Khatib dan Imam Salat Jumat Ustaz KH. Fachruddin Syafii Hadzami, S.Kum, putra Muallim KH. Syafii Hadzami dalam khutbahnya, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

KH. Fachruddin menegaskan bahwa ketakwaan kepada Allah bukan hanya dijaga pada waktu-waktu tertentu, melainkan harus dipertahankan sepanjang hayat dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

“Jangan pernah berhenti mendekatkan diri kepada Allah, apalagi berbalik menjauh dari-Nya,” ujarnya.

Ia mengajak umat Islam mengisi hari-hari dengan memperbanyak ibadah wajib yang disempurnakan melalui amalan sunnah, seperti salat dhuha, salat rawatib, puasa Senin-Kamis, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, hingga bersedekah sesuai kemampuan.

Menurutnya, setiap amal kebaikan yang dilakukan secara istiqamah menjadi jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, ia mengingatkan agar kebiasaan beribadah terus dipelihara dan ditingkatkan.

Dalam khutbahnya, KH. Fachruddin juga mengingatkan agar umat tidak berputus asa ketika terjatuh dalam dosa. Sebab, pintu tobat selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh.

“Sebanyak apa pun dosa kita, ingatlah bahwa rahmat Allah jauh lebih luas daripada dosa yang kita kerjakan. Ketika melakukan kesalahan, segeralah kembali kepada Allah dengan pertobatan agar memperoleh keberuntungan,” tuturnya.

Menutup khutbahnya, KH. Fachruddin memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa menguatkan Islam, memantapkan iman, meneguhkan ketakwaan seluruh umat hingga akhir hayat, serta mewafatkan kaum muslimin dalam keadaan husnul khatimah, meninggal dalam Islam, iman, takwa, dan penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW.

(WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *