KUBU RAYA (4 Mei): Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Barat (Kalbar) H. Syarief Abdullah Alkadrie menghadiri langsung kegiatan Sosialisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat penerima bantuan bedah rumah, di Kantor Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (4/5).
Syarief yang juga Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat (Kalbar) I mengatakan, program bantuan ini merupakan wujud nyata dari aspirasi yang disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian yang lebih layak.
Tercatat sebanyak 90 penerima manfaat hadir dalam sosialisasi tersebut. Mereka berasal dari beberapa desa, yakni Desa Mekar Sari, Desa Sungai Asam, Desa Sukalanting, Desa Tebang Kacang, Desa Permata Jaya, dan Desa Sungai Bulan.
Dalam sambutannya, Syarief yang juga Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima bantuan. Ia menekankan bahwa program BSPS ini adalah bukti kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan, meskipun sifat bantuannya adalah stimulan.
“Walaupun nilai bantuannya tidak besar karena sifatnya stimulan, ini adalah bentuk perhatian negara. Saya berharap, dana yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Syarief.
Ia juga menegaskan agar bantuan ini benar-benar dilaksanakan. Dia mewanti-wanti agar tidak ada pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun dan sekecil apa pun selama proses penyaluran dan pembangunan.
“Kualitas bahan bangunan juga perlu diperhatikan. Pastikan sesuai standar agar rumah yang dibangun itu sesuai,” tegasnya.
Sejak 2016, Syarief telah memperjuangkan puluhan ribu bantuan bedah rumah di Kabupaten Kubu Raya melalui jalur aspirasinya di DPR RI.
Turut hadir dalam acara tersebut, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan Barat, sebagai PPK, Nefri Matina Sampatiku, beserta jajaran Balai Pelaksana Teknis, tenaga fasilitator, dan kepala desa terkait.
Nefri menyampaikan bahwa bantuan ini sepenuhnya merupakan hasil kawalan aspirasi dari Syarief Abdullah Alkadrie sebagai Anggota Komisi V DPR RI.
Ia juga memaparkan secara teknis mengenai prosedur pelaksanaan, mulai dari pemilihan toko bangunan hingga standar kualitas bahan yang harus dipenuhi oleh para penerima.
“Pelaku utama dari bantuan ini adalah penerima itu sendiri. Kami dari balai memastikan secara teknis agar apa yang telah diperjuangkan Pak Syarief di pusat dapat terwujud dengan kualitas yang baik di lapangan,” pungkas Nefri.
(WH/AS)
0 Komentar