PONTIANAK (4 Mei): Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Barat (Kalbar) H. Syarief Abdullah Alkadrie menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat, Prof. Dr. Sukino, M.Ag., beserta jajaran di Sekretariat DPW Partai NasDem Kalbar yang juga berfungsi sebagai Rumah Aspirasi, Senin (4/5/2026).
Syarief menunjukkan respons cepat dengan memberikan alokasi bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Untuk tahap ini, sebanyak 100 kuota beasiswa dikucurkan untuk membantu mahasiswa di UNU Kalbar.
Syarief yang juga Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu menegaskan bahwa bantuan ini harus sampai ke tangan mahasiswa secara utuh. Ia mewanti-wanti agar dalam proses penyalurannya tidak ada praktik pungutan liar atau pemotongan dalam bentuk apa pun.
“Saya tegaskan, penyaluran beasiswa ini harus zero potongan. Harus tersalurkan secara penuh kepada mahasiswa,” tegas legislator Partai NasDem tersebut.
Selain membahas beasiswa, pertemuan juga diisi dengan sesi dialog mendalam untuk menggali kebutuhan mahasiswa dari keluarga tidak mampu.
Syarief mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat alokasi total 500 bantuan untuk berbagai lembaga universitas, dengan catatan kondisi keuangan negara tetap stabil.
Tak hanya soal biaya pendidikan, silaturahmi ini juga membahas dukungan infrastruktur.
Salah satu poin penting yang didiskusikan adalah akses jalan menuju kampus UNU Kalbar guna menunjang mobilitas dan kenyamanan civitas akademika.
“Rumah Aspirasi di DPW Partai NasDem ini terbuka untuk siapa saja. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban orang tua mahasiswa dan meningkatkan kualitas SDM di Kalimantan Barat,” kata Syarief.
Setelah melalui agenda formal yang khidmat, pertemuan diakhiri dengan dialog terbuka yang penuh keakraban dan penuh cerita.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNU Kalbar, Prof. Sukino, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas waktu yang diberikan oleh Syarief Abdullah sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Kalbar I.
Fokus utama kunjungan ini adalah menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bantuan beasiswa bagi mahasiswa, khususnya untuk program reguler.
“Kami sangat memprioritaskan program reguler karena bantuan ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa kami dalam menunjang keberlangsungan pendidikan mereka,” ujar Prof. Sukino.
Suasana hangat menjadi potret nyata sinergitas antara pihak legislatif dan akademisi, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mengakselerasi peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat.
(WH/AS)
0 Komentar