LIMBOTO (7 Mei): Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Rahmat Gobel, menegaskan bahwa pengamalan Empat Pilar Kebangsaan harus diwujudkan melalui aksi nyata dalam memberantas kemiskinan.
Di hadapan pengurus Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Limboto dan Limboto Barat, Gorontalo, Gobel menyoroti kontradiksi antara kekayaan nilai luhur bangsa dengan realitas ekonomi di Gorontalo yang masih berada di peringkat lima besar kemiskinan nasional.
“Apa arti Pancasila jika masyarakat kita tetap miskin? Kita harus membangun kemandirian, mempercepat pembangunan, dan menuntaskan kemiskinan di Gorontalo,” tegas Gobel dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kantor Desa Yosonegoro, Limboto Barat, Gorontalo, Rabu (6/5/2026).
Selain masalah kemiskinan struktural, Anggota Komisi VI DPR RI itu juga memperingatkan ancaman pinjaman online (pinjol) dan judi online yang kian merusak sendi ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, koperasi harus hadir sebagai benteng pertahanan ekonomi rakyat. Ia pun berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan yang konsisten membatasi impor beras dan sapi demi melindungi martabat petani serta peternak lokal.
“Sektor pertanian harus menjadi kekuatan dasar pertumbuhan ekonomi Gorontalo,” tambahnya.
Gobel mengajak seluruh pengurus koperasi untuk memastikan akses pupuk dan bibit tersedia dengan mudah bagi petani, serta menjaga stabilitas harga saat panen raya tiba.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Rahmat Gobel. Ia menilai langkah Gobel menyelaraskan penguatan ideologi dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan adalah solusi tepat untuk mempercepat kesejahteraan di Gorontalo. (Yudis/*)
0 Komentar