Home / Berita / Berita Fraksi
Berita Fraksi

Visi Besar Ekonomi Harus Ditopang Peta Jalan Terukur

📅 05 Jun 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (5 Juni): Fraksi Partai NasDem DPR RI menyatakan dukungannya terhadap tema Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 yang diusung pemerintah, yakni ‘Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat’. Namun, menegaskan bahwa ambisi pertumbuhan ekonomi harus dibarengi langkah konkret, tata kelola yang kuat, dan kebijakan yang mampu menciptakan kesejahteraan inklusif.

Pandangan tersebut disampaikan anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Charles Meikyansah, dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian pandangan fraksi terhadap Keterangan Pemerintah atas KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027, di Gedung Nusanara II, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut Fraksi NasDem, tema besar yang diangkat pemerintah mencerminkan optimisme sekaligus komitmen untuk menjadikan APBN tidak hanya sebagai instrumen penahan gejolak ekonomi, tetapi juga motor utama pembangunan nasional.

“Kami mendukung ikhtiar pemerintah yang menempatkan APBN 2027 tidak hanya sebagai perisai penahan gejolak (shock absorber), melainkan sebagai daya dorong utama pembangunan (agent of development),” ujar Charles.

Meski demikian, Fraksi NasDem mengingatkan bahwa keberhasilan target pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan optimisme. Tata kelola pemerintahan, efisiensi birokrasi, dan integritas kelembagaan harus menjadi fondasi utama agar investasi dan pembiayaan negara benar-benar menghasilkan pertumbuhan yang berkualitas.

“Arsitektur fiskal yang optimistis ini perlu senantiasa ditopang oleh kualitas tata kelola (governance) dan integritas kelembagaan yang prima,” tegasnya.

Fraksi NasDem mendorong pemerintah untuk menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6 hingga 6,5 persen pada 2027. Target tersebut dinilai bukan sekadar angka, melainkan kebutuhan strategis agar Indonesia mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

“Angka ini bukanlah sekadar cerminan optimisme, melainkan sebuah keharusan historis sekaligus ikhtiar strategis kita bersama untuk memastikan Indonesia segera keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap),” kata Charles.

Namun, NasDem menekankan bahwa target tinggi tersebut harus dibangun di atas strategi yang jelas dan terukur.

“Visi besar tanpa peta jalan, ujungnya hanyalah retorika di ruang hampa. Oleh karena itu, Fraksi Partai NasDem mendorong Pemerintah untuk memastikan bahwa target ini digerakkan oleh roadmap yang tajam dan langkah-langkah yang terukur,” ujarnya.

Untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi tercapai sekaligus menciptakan kesejahteraan yang lebih merata, Fraksi NasDem mengajukan lima prasyarat strategis.

Pertama, transformasi investasi ke sektor-sektor padat karya seperti manufaktur, agroindustri, tekstil, alas kaki, makanan-minuman, dan jasa produktif agar mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal.

Kedua, pembenahan inefisiensi struktural melalui penyederhanaan birokrasi dan perbaikan sistem logistik guna menurunkan biaya ekonomi nasional.

Ketiga, peningkatan kualitas penyerapan tenaga kerja dengan target penciptaan jutaan lapangan kerja baru setiap tahun untuk mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja.

Keempat, penguatan produktivitas nasional melalui inovasi teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian, manufaktur, dan jasa.

Kelima, percepatan hilirisasi yang inklusif agar nilai tambah ekonomi tercipta di dalam negeri dan tidak lagi bertumpu pada ekspor bahan mentah.

Fraksi NasDem menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. Karena itu, seluruh kebijakan fiskal yang dirancang dalam RAPBN 2027 perlu diarahkan untuk menghasilkan pertumbuhan yang inklusif, berkeadilan, dan mampu menjawab tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

“Akselerasi pertumbuhan ekonomi harus senantiasa berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Charles. (*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *