SUKABUMI (3 Agustus): Postur belanja pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi yang melebihi 30%, mendorong Pemkot Sukabumi mengambil langkah strategis agar pelayanan publik dan roda pemerintahan tetap berjalan. Langkah ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Atas dasar Undang-Undang tersebut, Pemkot Sukabumi akan mengambil inisiatif dengan menyusun dua langkah strategi utama. Pertama, menguatkan kondisi fiskal daerah melalui ikhtiar peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan moratorium terbatas penerimaan pegawai Pemkot Sukabumi,” ungkap Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukabumi H. Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin (3/8).
Ayep Zaki memaparkan, agar dua strategi tersebut bisa berjalan efektif, Pemkot Sukabumi berinisiatif secara bertahap membangun sistem yang disebut Sukabumi Smart Artificial Intelligence (SAI).
“Sukabumi SAI merupakan rancang bangun sistem Artificial Intelligence ‘milik’ Pemerintah Kota Sukabumi. Sistem ini bertujuan untuk membantu mempercepat aliran proses bisnis atau proses kerja pegawai Pemerintah Kota Sukabumi,” jelas Ayep Zaki.
Contohnya, tambah Ayep, pelaksanaan sebuah tugas yang biasa dikerjakan oleh dua atau tiga orang pegawai, dengan bantuan sistem ini dapat dikerjakan oleh satu orang pegawai yang dibantu atau diasistensi oleh Sukabumi SAI.
“Dengan sistem seperti itu, Sukabumi SAI akan membantu Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah, termasuk juga kepala perangkat daerah serta seluruh pagawan ASN Pemkot Sukabumi dalam mengerjakan tugasnya,” urai Ayep Zaki.
Menurut Ayep, penerapan sistem tersebut sesungguhnya membangun cara kerja berbasis data terintegrasi yang akurat dan real-time. Sistem itu juga memudahkan pemerintah mendapatkan informasi spesifik terkait Kota Sukabumi dengan cara yang jauh lebih cepat.
“Sistem ini juga akan membuat kepala daerah atau kepala perangkat daerah bisa menjalankan tugas dengan lebih cepat, efektif, efisien,” tandas Ayep.
Dengan diterapkannya Sukabumi SAI, Pemkot Sukabumi berharap PAD bisa melonjak tajam dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, efektif dan efisien. (*/WH/AS)
0 Komentar