Home / Berita / Berita
Berita

Ingin Dicintai Allah dan Manusia? Ustaz Zulkifli Ungkap Kuncinya

đź“… 06 Nov 2026 đź’¬ 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (6 November): Dicintai Allah SWT sekaligus disayangi sesama manusia tentu menjadi harapan setiap Muslim. Namun, ada satu sikap yang perlu dijaga agar kecintaan itu tumbuh, yakni zuhud terhadap dunia.

Pesan tersebut disampaikan Ustaz Zulkifli Marzuki dalam khutbah Jumat di Ballroom NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (6/11).

Dalam khutbahnya, Ustaz Zulkifli mengisahkan sebuah hadis tentang seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah Muhammad SAW. Ia bertanya mengenai amalan yang dapat membuat dirinya dicintai Allah dan manusia.

Laki-laki itu berkata, “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang apabila aku mengerjakannya, Allah akan mencintaiku dan manusia juga akan mencintaiku.”

Rasulullah SAW menjawab, “Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu.”

Ustaz Zulkifli menjelaskan, zuhud bukan berarti seseorang harus meninggalkan harta, menolak jabatan, atau tidak boleh menjadi kaya. Zuhud adalah sikap tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama dan tidak membiarkan kecintaan terhadap materi menguasai hati.

“Dunia bukan lagi berada di dalam hati kita, melainkan cukup berada di kantong kita,” ungkapnya.

Menurut dia, seseorang boleh bekerja keras, mengumpulkan kekayaan, bahkan memiliki kedudukan. Namun, semua itu tidak boleh membuatnya berat mengeluarkan harta untuk kepentingan agama dan membantu sesama ketika dibutuhkan.

Islam, lanjutnya, tidak melarang umatnya mengejar kehidupan dunia. Akan tetapi, dunia harus tetap menjadi sarana, bukan tujuan akhir kehidupan.

Ustaz Zulkifli juga mengingatkan bahaya mencintai dunia secara berlebihan. Ketika harta dan kedudukan menjadi tujuan utama, seseorang bisa tergoda menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya.

“Betapa banyak orang yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, lalu menghalalkan segala cara. Pada akhirnya, mereka justru mendapatkan masalah, baik di dunia maupun di akhirat,” tuturnya.

Ia kemudian mengutip nasihat Sayyidina Ali karamallahu wajhah tentang pentingnya mengingat kehidupan akhirat di tengah kecintaan terhadap dunia.

“Jika engkau mencintai harta, jangan lupakan hisab. Jika engkau mencintai istana, jangan lupakan kuburan. Jika engkau mencintai makhluk, jangan lupakan Sang Pencipta.”

Melalui pesan tersebut, Ustaz Zulkifli mengajak umat Islam untuk menata kembali hubungan dengan dunia. Harta, jabatan, dan segala kenikmatan boleh dimiliki, tetapi jangan sampai membuat manusia lupa kepada Allah SWT.

Sebab, pada akhirnya, bukan seberapa banyak harta yang dikumpulkan yang menjadi tujuan hidup, melainkan bagaimana semua yang dimiliki dapat membawa kebaikan dan menjadi bekal untuk kehidupan akhirat. (WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *