JAKARTA (12 Desember): Fraksi NasDem DPR RI akan meneruskan aduan keluarga korban mahasiswa yang tewas tertembak,-Yusuf Kardawi dan La Randi-, saat aksi unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara, kepada Kapolri Jenderal Idham Aziz saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI nantinya.
Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari menyatakan itu saat menerima audiensi keluarga korban tewas mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, yang didampingi sejumlah organisasi pegiat hak asasi manusia di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12).
Politisi NasDem itu menegaskan bahwa kasus tewasnya mahasiswa di Kendari tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut dan menjadi tak terungkap. Karena insiden tersebut sudah menjadi perhatian publik dan menjadi catatan penting berkaitan dengan ketegasan kepolisian dalam menegakkan hukum.
“Polisi harus lebih serius dan profesional dalam penegakan hukum karena kasus ini menyita perhatian publik dan saat ini keluarga korban terus menuntut keadilan,” tandas politisi NasDem itu.
Anggota Dewan dari daerah pemilihan Lampung I itu mengatakan diperlukan ketegasan dalam penegakan hukum oleh aparat dalam menyikapi kasus tersebut agar tidak terulang kejadian serupa, serta memberikan efek jera bagi pelaku dan keengganan pihak lain untuk melakukan tindakan yang sama.
Taufik berharap aparat penegak hukum segera memproses semua pihak yang terlibat secara cepat, transparan dan tuntas agar tidak ada lagi pertanyaan yang mengganjal dari publik berkaitan dengan kasus tersebut.* (DPR/srw/es)
0 Komentar