Willy Aditya Dukung Lapas Jadi Basis Ketahanan Pangan

SIDOARJO (22 April): Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, mendukung pemanfaatan lahan tidak produktif di lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional.

Dukungan tersebut ditunjukkan saat panen perdana jagung manis dalam program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Latubaya di Lapas Kelas I Surabaya, Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, Selasa (22/4/2026).

“Ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang diwujudkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan telah direalisasikan menjadi praktik nyata di banyak lapas,” ujar Willy.

Menurut legislator NasDem dari Dapil Jatim XI itu, program tersebut menjadi langkah cepat dan tepat dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional, sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi lokal untuk mengurangi ketergantungan impor komoditas.

Willy juga menegaskan DPR RI akan memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait guna memetakan potensi serupa di berbagai daerah, termasuk rencana pengembangan kembali sektor tambak di Lampung.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, menyebut keberhasilan panen tersebut berawal dari komitmen jajaran dalam mengelola lahan yang sebelumnya terbengkalai.

Ia menjelaskan, lahan tersebut mulai ditanami jagung sejak 15 Januari 2026 hingga akhirnya berhasil dipanen.

“Kehadiran perwakilan legislatif ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong program pemasyarakatan yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menambahkan dukungan dari DPR menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus mengembangkan program serupa ke depan. (Yudis/*)

Add Comment