Home / Berita / Opini
Opini

Dulu Keliling Jual Sayur, Kini Keliling Ka’bah

📅 22 Mei 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

PERJUANGAN panjang seorang penjual sayur keliling di Lampung Selatan berbuah manis. Adna Yusri, warga Dusun Merbau Pendek, Desa Karangjaya, akhirnya mampu mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji setelah puluhan tahun bekerja keras.

Setiap hari, Adna Yusri berkeliling menjajakan sayur dengan penghasilan yang naik turun. Dengan tekad kuat, ia konsisten menyisihkan sebagian kecil pendapatannya selama kurang lebih 20 tahun hingga akhirnya berhasil melunasi Ongkos Naik Haji (ONH).

“Awalnya, nabung dari uang kecil-kecil ditabung setiap hari, lama-lama jadi banyak,” kata dia.

Perjalanan panjang itu tidak dilalui sendirian. Sang istri, Haljariyah, menjadi sosok yang setia mendampingi sekaligus membantu mengumpulkan tabungan dari hasil jualan sayur keliling.

Sedikit demi sedikit, uang receh hasil jerih payah mereka dikumpulkan hingga memenuhi enam ember, sebelum akhirnya digunakan untuk mendaftar haji dengan biaya sekitar Rp25 juta.

“Relatif, kalau pedagang sayur, kadang ada ada Rp5 ribu, Rp10 ribu sehari. Kalau lagi rame bisa Rp20 ribu,” tambah dia.

Di tengah kerasnya kehidupan dan penghasilan yang serba terbatas, Adna Yusri membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih melalui kesabaran dan ketekunan. Tidak ada jalan instan dalam perjalanan menuju Tanah Suci. Semua dilalui dengan kerja keras, doa, dan keyakinan yang terus dijaga selama bertahun-tahun.

Kisah Adna Yusri menjadi bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan doa, mampu mengantarkan seseorang meraih impian. Ia berangkat ke Tanah Suci membawa harapan sekaligus inspirasi bagi banyak orang untuk tidak menyerah dalam mengejar cita-cita.

(Medcom/Wahyu Ramdhani)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *